JURNALMETROPOLITAN.com -- Seiring berjalannya waktu, mandi dengan air dingin dapat memberikan bantuan dalam mengurangi gejala kecemasan.
Hal ini disebabkan oleh efek yang dimiliki air dingin pada hormon, respons tubuh, dan peran pentingnya dalam meningkatkan kesadaran diri.
Namun, penting untuk diingat bahwa mandi dengan air dingin tidak dapat menggantikan peran seorang psikolog dalam kasus kecemasan yang parah.
Mandi air dingin lebih bersifat sebagai pendekatan tambahan yang dapat membantu mengatasi gejala kecemasan.
Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh, Ini Manfaat Mandi Malam
Mandi dengan air dingin memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk peningkatan kekuatan dan daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan oleh produksi berbagai protein yang diperlukan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi oleh bakteri dan virus.
Mandi dengan air dingin pada pagi hari dapat merangsang produksi sel darah putih yang lebih banyak dalam tubuh.
Sel darah putih ini berperan penting dalam melawan serangan virus, kuman, dan bakteri yang dapat mengancam kesehatan tubuh.
Tubuh kita juga memerlukan senyawa norepinefrin untuk mengatur mood dan fungsi kognitif. Mandi dengan air dingin memicu pelepasan senyawa noradrenalin dan dopamin dalam jumlah yang signifikan.
Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh, Ternyata Ini Manfaat Mandi Pagi!
Hal ini dapat meningkatkan perasaan kebahagiaan, fokus, dan perbaikan suasana hati.
Efek serupa juga ditemukan pada orang-orang yang sering berenang di musim dingin. Setelah berenang di musim dingin, para perenang melaporkan penurunan kelelahan, stres, dan perasaan buruk.
Mereka juga menganggap bahwa kegiatan berenang ini meningkatkan kesejahteraan secara umum.