olahraga

Ribuan Pekerja Asing Dipaksa Kosong Apartemen Kota Doha Jelang Piala Dunia

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 08:25 WIB
Stadion Vagina di Piala Dunia 2022 Qatar. (twitter.com/@SergioADippW)

JURNAL METROPOLITAN - Pemerintah Qatar dipaksa harus mengosongkan semua blok apartemen yang menampung ribuan pekerja asing di pusat ibu kota Doha, untuk ditempati para penggemar sepak bola yang berkunjung akan tinggal selama Piala Dunia.

Sedikitnya ada 12 apartemen yang menampung para pekerja tersebut dievakuasi dan ditutup oleh pihak berwenang.

Para pekerja sebagian besar dari Asia dan Afrika dipaksa untuk mencari tempat baru, termasuk tempat tidur di trotoar di luar salah satu bekas rumah mereka.

Baca Juga: Pemain Timnas Jerman akan Mendapat Bonus 400.000 Euro JIka Berhasil Membawa Pulang Piala Dunia

Pengosongan tersebut dilakukn Pemerintah Qatar empat minggu menjelang turnamen sepak bola global 20 November yang telah menarik perhatian internasional.

Pengosongan para pekerja asing tersebut diperkuat dengan undang-undang sosialnya yang membatasi.

Pejabat Qatar mengatakan pemerintah kota telah menegakkan undang-undang Qatar 2010 yang melarang "kamp pekerja di dalam area perumahan keluarga".

Di satu gedung yang menurut penduduk menampung 1.200 orang di distrik Al Mansoura Doha, pihak berwenang memberi tahu para penghuninya pada Rabu sekitar pukul 8 malam diberi waktu dua jam mereka untuk pergi.

Petugas kembali sekitar pukul 22.30, memaksa semua orang keluar dan mengunci pintu gedung, kata mereka. Beberapa pria tidak dapat kembali tepat waktu untuk mengambil barang-barang mereka.

Seorang pejabat pemerintah Qatar mengatakan pengusiran itu tidak terkait dengan Piala Dunia dan dirancang "sesuai dengan rencana komprehensif dan jangka panjang yang sedang berlangsung untuk mengatur kembali wilayah Doha."

Baca Juga: Qatar Diperdayai Kanada 2-0 tanpa Balas Dalam Laga Persahabatan Jelang Piala Dunia

"Semua telah dipindahkan ke akomodasi yang aman dan layak," kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa permintaan untuk mengosongkan "akan dilakukan dengan pemberitahuan yang tepat."

Badan sepak bola dunia FIFA tidak menanggapi permintaan komentar dan penyelenggara Piala Dunia Qatar mengarahkan pertanyaan kepada pemerintah.

Pemerintah telah menyewa bangunan untuk akomodasi penggemar Piala Dunia. Situs web penyelenggara mencantumkan bangunan di Al Mansoura dan distrik lain di mana flat diiklankan dengan harga antara $240 dan $426 per malam.***

Tags

Terkini