Marissa kemudian fokus pada pendidikan, menyelesaikan S1 jurusan manajemen di Universitas Trisakti.
Setelah lulus, ia bekerja di PT Pertamina mengikuti jejak ayahnya. Ia kemudian melanjutkan studi S2 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan meraih gelar magister.
Setelah itu, Marissa melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil dua program magister, yaitu hukum bisnis serta ekonomi dan bisnis.
Ia juga menyelesaikan studi S3 di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan meraih gelar doktor di bidang manajemen. Selama menempuh pendidikan, Marissa terjun ke dunia politik sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Baca Juga: Mengulas Sejarah Vihara Dhanagun Bogor, Jadi Pusat Kegiatan Spiritual Umat Buddha di Indonesia
Ia pertama kali terpilih menjadi anggota DPR RI pada tahun 2004 dari fraksi PDIP, berhasil melaju ke Senayan setelah memenangkan pemilihan di daerah pemilihan Jawa Barat. Marissa mencalonkan diri kembali pada tahun 2009 bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), namun tidak berhasil terpilih.
Pada tahun 2012, ia berpindah ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan mencalonkan diri di daerah pemilihan Bengkulu, tetapi gagal lagi. Setelah itu, Marissa lebih fokus pada karier akademiknya dan sering diundang sebagai pembicara di berbagai acara.
Sebelum wafat, Marissa diangkat menjadi dosen di Indonesia Banking School (IBS).(*)