Influencer Vilmei Ceritakan Kondisi Aceh usai Bencana, dari Sekolah Darurat hingga Hunian Sementara bagi Warga Setempat

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 6 Maret 2026 | 12:59 WIB
Mengintip penuturan influencer Vilmei terkait sekolah darurat hingga hunian sementara di Aceh usai terdampak bencana banjir bandang. (Instagram.com/@vilmei)
Mengintip penuturan influencer Vilmei terkait sekolah darurat hingga hunian sementara di Aceh usai terdampak bencana banjir bandang. (Instagram.com/@vilmei)

JURNALMETROPOLITAN.com - Influencer sekaligus relawan bencana Sumatera, Meicy Villia alias Vilmei membagikan pengalamannya saat kembali melihat kondisi wilayah di Aceh usai banjir bandang.

Setelah 3 bulan sejak peristiwa itu terjadi pada akhir November 2025, keadaan sekolah setelah diterjang banjir bandang di Aceh hingga kini disebut telah sulit untuk direnovasi.

"Banyak sekolah yang sudah tidak bisa direnovasi di Aceh," kata Vilmei melalui unggahan Instagram pribadinya @vilmei, pada Minggu, 1 Maret 2026.

Kendati demikian, Vilmei memuji semangat anak-anak yang turut menjadi korban bencana demi tetap bisa menimpa ilmu di tengah keterbatasan.

Baca Juga: WNI di Madinah Ceritakan Penerbangan Pulang ke Tanah Air Dicancel Setelah Konflik Iran Melawan AS-Israel

Ruko dan Tenda Jadi Tempat Belajar

Dalam pernyataannya, Vilmei lantas menyoroti ruko dan tenda darurat yang menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar.

"Ini sekolah darurat di Aceh, akhirnya para murid belajar di ruko dan sebagian belajar di tenda sebagai sekolah darurat," tutur Vilmei.

Berkaca dari hal itu, bencana besar yang melanda sejumlah pemukiman warga di Aceh sejatinya telah merusak berbagai infrastruktur dan akses jalan.

Sebagian korban bahkan dilaporkan masih harus bertahan di tenda darurat karena hunian mereka yang telah hilang terbawa arus banjir bandang.

Baca Juga: Kronologi Oknum Dishub Medan Diduga Lakukan Pungli Sebesar Rp500 Ribu, Ancam Bawa Sopir Pikap ke Pengadilan

Vilmei: 137 Rumah Sementara

Dalam postingan Instagram yang berbeda, pada Sabtu, 28 Februari 2026, Vilmei menuturkan terkait hunian sementara bagi para korban.

Vilmei menyebutkan, setidaknya terdapat 137 rumah sementara yang masih dalam pembangunan sebagai bantuan untuk para korban bencana di Aceh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X