Baca Juga: Pencak Silat Banyak Peminat di Mesir, Prabowo Harap El-Sisi Jadikan Cabor Resmi
Keberadaan Rumah Kaca Nepenthes memiliki keterwakilan jenis kantong semar dataran tinggi yang ada di Indonesia dan menjamin kelestarian kantong semar melalui berbagai upaya perbanyakan dan penelitian di Kebun Raya Cibodas. Rumah Kaca Nepenthes mulai dirintis sejak 2009 yang bekerjasama dengan Komunitas Tanaman Karnivora Indonesia (KTKI).
Pengoleksian dari alam tumbuhan berkantong ini melalui kegiatan eksplorasi tumbuhan di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Sejarah Rumah Kaca Nepenthes diresmikan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-162 Kebun Raya Cibodas yang jatuh pada 11 April 2014.
Rumah Kaca Nepenthes ini dibangun karena kantong semar memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi, 37 persen kantong semar yang ada di dunia merupakan jenis yang terancam punah dengan sebaran yang sangat terbatas, seperti hutan sekunder, hutan rawa, dan hutan kerangas.
Baca Juga: CreativFest 2024, Momentum Terus Berinovasi Mengelola Informasi Publik
Sehingga, keberadaan kantong semar harus dilestarikan melalui konservasi secara ex situ.
Rumah Kaca berukuran 12,5 x 7,5 m ini merupakan sarana pendukung dalam bidang konservasi tumbuhan yang melaksanakan fungsi dari kebun raya yang meliputi nilai-nilai konservasi, penelitian, edukasi, jasa lingkungan, dan wisata alam.
Rumah Kaca Nepenthes ini juga sebagai media pembelajaran agar masyarakat umum/pengunjung dapat mengetahui berbagai informasi tentang pembagian bioregion keanekaragaman jenis Nepenthes dataran tinggi yang ada di Indonesia.
Program revitalisasi Rumah Kaca Nepenthes dilakukan pada April-November 2024 ini dilakukan oleh PT Mitra Natura Raya, dan re-opening pada 19 Desember 2024.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Presiden Mesir, Ingin Tingkatkan Kerjasama Perdagangan hingga Pendidikan
Revitalisasi ini mengusung konsep baru dalam hal penyempurnaan dan pemeliharaan kantong semar seperti di habitat aslinya.
Pembukaan kembali Rumah Kaca Nepenthes ini juga dilakukan untuk menarik lebih banyak pengunjung di Kebun Raya Cibodas. Rumah Kaca Nepenthes ini menghadirkan lebih banyak jenis tanaman Nepenthes, sehingga bisa menambah lebih banyak wawasan pengunjung mengenai tumbuhan pemakan serangga ini.
Rumah kaca ini memiliki 80 jenis Nepenthes (180 individu) dengan berbagai keunikannya masing-masing.
“Kami berharap pembukaan kembali Rumah Kaca Nepenthes ini membuat masyarakat lebih tertarik datang ke Kebun Raya Cibodas, berlibur bersama keluarga, teman dan sahabat sambil belajar mengenal tanaman yang juga dikenal dengan sebutan kantong semar ini,” ujar Joko.