"Singkat cerita pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai enam gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas," ungkapnya.
Saat insiden itu, Levi juga menyebutkan putranya tidak mendapatkan penanganan pertama yang tepat.
Alih-alih dibawa oleh ambulans ke rumah sakit, putranya justru dilarikan ke rumah sakit menggunakan taksi online.
Sempat Didudukan di Kursi Roda usai Jatuh
Menurut penuturan Levi, putranya bahkan dibopong dan didudukan di kursi roda usai jatuh. Lalu dibaringkan di taksi.
Perihal itu, Levi mengatakan penanganan tersebut membuat kondisi Lexi kian memburuk.
"Selama satu tahun harus memakai kateter ke mana-mana. Selama satu tahun aktivitas menggunakan kursi roda, bertahap pakai tongkat," jelasnya.
"Dia (Lexi) sekarang harus menggunakan kasur decubitus untuk kenyamanan tulang ekornya," tambah Levi.
Respons dari Pihak Kampus
Setelah Levi mengungkapkan kejadian tersebut di media sosial, pihak kampus ataupun organisasi terkait disebut telah menghubunginya.
Secara terpisah, Levi menyebutkan, mereka bahkan telah bertemu untuk mencari titik tengah.
"Sudah ada respons baik dan terima kasih itikad baiknya," terang Levi dalam Instagram Storynya, pada Senin, 2 Februari 2026.
Levi melanjutkan, hal tersebut meskipun hal yang ditawarkan masih sangat jauh dari perhitungan material yang sudah dikeluarkan.
"Dan kami belum bisa menerima penawaran tersebut," tutur Levi.