JURNAL METRPOLITAN - Bukan Indonesia saja yang mengagumi K-Pop. Amerika dan Jepang ternyata merupakan pengikut K-Pop terbesar.
Tak heran jika label musik top Korea menyasar kedua negara itu sebagai peluang untuk memperluas pertumbuhan bisnis musik K-pop.
Karenanya ekspansi tersebut membuka peluang kerja bagi individu yang ingin bekerja di industri K-Pop. Tidak harus sebagai artis tetapi juga dalam peran di belakang layar yang membantu menjalankan usaha dan melancarkan bisnis K-Pop.
Tahun lalu, SM Entertainment, label yang meluncurkan grup K-Pop terkemuka seperti EXO dan NCT, memposting peluang kerja yang memungkinkan pelamar asing yang memenuhi syarat untuk mengeksplorasi bekerja dengan mereka.
JYP Entertainment, perusahaan yang bertanggung jawab atas TWICE dan Stray Kids, juga memposting peluang kerja untuk anak perusahaannya di Jepang.
Dengan masuknya pelamar asing untuk pekerjaan K-Pop, Conexus Lab, sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 2019 berbagi info bagi mereka yang mencari pekerjaan di industri K-Pop.
Semua jurus untuk mencari peluang itu terangkum dalam sebuah buku panduan dalam bahasa Inggris yang dapat digunakan oleh pelamar.
Baca Juga: Hadirkan Video Musik Humanis Yet To Come, BTS Tunjukkan Indahnya Kebersamaan
Buku berjudul 'up with How to Work in K-Pop Industry', e-book bahasa Inggris ini akan tersedia pada November mendatang.
CEO dan salah satu pendiri Conexus Lab Lee Sang Hwan adalah salah satu penulis buku tersebut. Sebelum mendirikan Conexus, ia adalah seorang praktisi sumber daya manusia di beberapa perusahaan, termasuk HYBE Corporation, rumah bagi K-Pop Giant BTS, CJ ENM, dan JTBC selama lebih dari satu dekade.
Buku ini terdiri dari empat bagian utama. Bagian pertama membahas struktur label K-Pop yang paling menonjol, seperti SM, YG, dan JYP Entertainment, dan berbagai posisi yang mereka tawarkan.
Baca Juga: Tersebar Foto Jennie BLACKPINK, Warganet Ragukan Foto Mesra Jennie bersama V BTS
Bagian kedua menawarkan tips aplikasi pekerjaan praktis untuk resume, surat lamaran, dan wawancara. Bagian ketiga memperkenalkan strategi untuk menemukan magang dan platform bagi pencari kerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang K-Pop.