JURNAL METROPOLITAN -- Film 'Enola Holmes 2' tayangkan kondisi sosial masyarakat London era 1800-an.
Film bergenre misteri itu merupakan bagian ke dua dari cerita awal mula dunia mengenal Enola Holmes, adik dari detektif tenar Sherlock Holmes.
Enola menjadi begitu akrab dengan penghuni Baker Street 221B yang juga sang kakak usai berhasil memecahkan kasus pertamanya di film "Enola Holmes 2".
Millie Bobby Brown menjadi pemeran Enola mengimbangi akting Henry Cavill sebagai Sherlock Holmes dan Helena Bonham Carter sebagai Eudoria Holmes, ibu Holmes Bersaudara.
Baca Juga: Favorit di Netflix, Enola Holmes Buktikan Dirinya Mampu Jadi Detektif Sungguhan
Film ini tetap disutradarai Harry Bradbeer yang kali ini mengisahkan soal perjuangan dan kesetaraan para perempuan hingga hak pekerja di era 1800-an.
Dalam "Enola Holmes 2", para penonton akan diajak melihat bagaimana realita kehidupan masyarakat London yang masih kental budaya patriarki.
Kaum perempuan hanya dianggap sebelah mana dalam pekerjaan apa pun, meski memiliki kemampuan yang setara atau lebih maju dari kaum pria.
Para wanita yang berani mengeluarkan pendapat atau melawan peraturan yang dibuat oleh atasan, dalam hal ini laki-laki, akan mendapat hukuman.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Sehun EXO yang Didapuk Menjadi Brand Ambassador White Lab, Begini Penjelasannya
Bradbeer menggambarkan perjuangan kaum perempuan untuk meraih kesetaraan melalui adegan-adegan perlawanan buruh di pabrik korek api, gerakan kaum akar rumput yang dipimpin oleh Eudoria (Helena Bonham Carter) atau ibu Enola serta keberanian Enola sendiri dalam mendobrak norma-norma yang ada.
Pesan yang disampaikan melalui "Enola Holmes 2" ini sedikit banyak mampu memberikan inspirasi bagi para penonton perempuan untuk berani berjuang dan mengejar apa yang diinginkan untuk mendapat kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Apa yang diperjuangkan oleh Enola, Eudoria atau para perempuan pekerja pabrik tahun 1888 pun masih relevan dengan realita masyarakat dunia saat ini.***