JURNAL METROPOLITAN - Kawasan Tugu, Malioboro hingga Para Beringharjo menjadi tempat wajib didatangi saat berada di Kota Jogja.
Menikmati pagi hari di kawasan wisata tersebut bisa dilakukan sembari berburu sarapan dari pedagang yang sudah menjajakan dagangannya sejak pukul 07.00 WIB.
Salah satu buruan sarapan enak adalah dengan menyantap sego empal Bu Warno yang ada di Pasar Beringharjo di kawasan Malioboro.
Baca Juga: Banyak Jalan untuk Nikmati 'Luna Maya'
Daging empal yang direbus selama 6 jam sebelumnya didiamkan semalaman untuk mendapatkan cita rasa bumbu yang meresap.
Hal itulah yang menjadikan kelebihan di sego empal Bu Warno. Selain itu cara memasak dagingnya juga masih menggunakan tungku kayu.
Lokasi sego empal Bu Warno tersebut bisa ditemui di area selatan parkir lantai 2 Pasar Beringharjo.
Masih di sekitaran Pasar Beringharjo ada gado-gado Bu Hadi yang bisa dibeli untuk sarapan. Jika ingin cicipi gado-gado khas Jogja bisa membelinya di Bu Hadi yang berjualan di depan Masjid Muttaqien, lantai 2 Pasar Beringharjo.
Baca Juga: Angkut 58 Juta Ton Barang, Kinerja Angkutan Barang KAI Terus Meningkat
Jika ingin sarapan gudeg, bisa mencari gudeg Mbah Lindu yang ada di Jalan Sosrowijayan. Mbah Lindu menjual gudegnya di pos ronda depan gang di Kampung Sosrowijayan samping Hotel Grage Ramayana dekat kawasan Malioboro.
Gudeg Mbah Lindu punya ciri khas karena aroma sangit pada gudegnya. Selebihnya seperti penjual gudeg lainnya, kerecek, ayam, telur, tahu dan tempe bacem akan menjadi lauk pauk sarapan saat berada di Malioboro.
Warga Jogja punya kesukaan untuk sarapan soto. Sehingga yang menjual soto pagi hari bisa dengan mudah di temui.
Salah satu kedai soto yang bisa dibeli di timur Stasiun Tugu Jogja atau tepatnya di Jalan Margo Utomo adalah soto ayam lenthok Pak Gareng.
Baca Juga: Libas Barcelona 2-1, Manchester United Lolos ke 16 Besar