gaya-hidup

Bukan Rahasia Lagi, Tetap Makan Enak tapi Berat Badan Terjaga

Minggu, 5 Maret 2023 | 10:00 WIB
kontrol porsi makanan

Pentingnya kontrol porsi makanan juga berdampak pada usus. Porsi yang terlalu besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan.

Jika pernah merasa kram atau kembung setelah makan besar maka tak diragukan makan berlebihan merupakan penyebabnya.

Selain itu mengukur waktu makan juga akan membuat tubuh segar, puas, dan berenergi setelah makan. Hal ini disebakan karena telah berhasil mengalahkan "kabut otak setelah makan siang" yang ditakuti.

Di luar ketidakseimbangan perut, kelebihan kalori (mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dapat dibakar tubuh) telah terbukti berkontribusi terhadap kenaikan berat badan secara keseluruhan.

Baca Juga: Erick Thohir Optimistis Sepakbola Indonesia Berjaya di Asia Tenggara

Bahkan pada orang dewasa dan atlet yang aktif juga akan mengalaminya jika terbukti mengonsumsi kalori berlebih.

Kecuali protein murni, pemberian makan berlebihan cenderung berdampak negatif pada komposisi tubuh, yang mengakibatkan kenaikan berat badan atau massa lemak.

Untuk melakukan kontrol porsi makanan setiap orang berbeda-beda. Namun genetika dan gaya hidup memainkan peran utama dalam jumlah dan jenis nutrisi yang harus dimakan.

Mulailah dengan menentukan tipe tubuh seperti endomorph, ectomorph, atau mesomorph. Ini akan membantu menentukan rasio makronutrien, protein, lemak, dan karbohidrat, atau harus memilih lebih banyak atau lebih sedikit kalori pada hari biasa.

Semakin banyak mengetahui tentang nutrisi, semakin mudah merancang pola makan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan melakukan kontrol porsi makanan. Pelajari lebih lanjut tentang makro dan mikronutrien tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini

5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Puncak

Rabu, 30 April 2025 | 16:35 WIB