JURNAL METROPOLITAN - Jagung bakar bisa dipastikan menjadi panganan yang wajib ada saat pergantian tahun.
Alih-alih bakar daging ayam, menu jagung bakar dipilih karena pengolahannya yang lebih mudah dan harganya lebih murah dibandingkan daging ayam.
Kegiatan bakar jagung menjadi aktivitas yang bisa dilakukan masyarakat sembari menunggu detik-detik berakhirnya tahun 2022. Demikian pula bakar jagung telah menjadi kebiasaan pergantian tahun sebelum-sebelumnya.
Baca Juga: Resep Jagung Bakar untuk Malam Tahun Baru
Momen pergantian tahun menyebabkan permintaan jagung juga bisa meningkat saat akhir tahun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Peralatan untuk membakar jagung juga terlihat lebih ramai dipajang di toko kelontong.
Untuk buat jagung bakar memang tidak terlalu sulit, mengoleskan margarine dan bumbu seperti rasa pedas atau manis dan kemudian jagung yang sudah berbumbu itu di bakar.
Jika bosan makan jagung bakar saat pergantian tahun, jagung bisa diolah menjadi jagung susu keju atau Jasuke. Untuk membuat Jasuke realtif mudah dilakukan.
Bedanya dengan jagung bakar, Jasuke jagungnya harus dipipil terlebih dahulu, kemudian direbus hingga matang. Kemudian jagung yang sudah matang itu dicampur susu kental dan parutan keju.
Baca Juga: DKI Jakarta Sambut Malam Tahun Baru, Banyak Acara tapi Tetap Waspada
Berbicara jagung untuk konsumsi domestik ini, ternyata jagung lebih banyak digunakan sebagai bahan pakan ternak yang menyerap 60% hasil panen jagung dalam negeri.
Sehingga untuk menu jagung bakar atau jagung untuk kebutuhan dapur hanya sebagian kecil saja. Hasil panen jagung di Indonesia sebagiannya juga untuk dibuat tepung jagung. ***