gaya-hidup

Ubah Pola Hidup Anda, Kurang Tidur Jadi Penyebab Penyakit Kronis Ini

Senin, 16 Januari 2023 | 18:45 WIB
Ilustrasi kurang tidur (Anisa Nisa)

JURNAL METROPOLITAN - Sebagian dari kita mungkin tidak memiliki kualitas tidur yang baik.

Bisa saja kurang tidur terjadi karena padatnya kegiatan atau pekerjaan sehari-hari.

Perlu anda ketahui, bahwa kurang tidur bisa mengakibatkan gangguan kesehatan kronis.

Ada baiknya anda segera memperbaiki kualitas tidur. Dari durasi yang kurang tidur berubah menjasi durasi tidur yang baik, sehingga akan membuat anda bisa melakukan aktivitas hari-hari dengan baik.

Baca Juga: Waspada, Lima Gejala Stroke Pada Wanita

Sebuah studi terbaru mengungkapkan durasi tidur dinilai berperan cukup penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular atau CVD pada masyarakat modern.

Seperti dilansir dari laman Times of India, Senin (16/1), studi yang diterbitkan dalam European Heart Journal - Digital Health pada November 2023, menunjukkan adanya hubungan antara waktu mulai tidur dan kejadian penyakit kardiovaskular.

Temuan ini menegaskan bahwa kurang tidur berhubungan dengan hipertensi, penyakit jantung koroner, diabetes melitus atau gangguan toleransi glukosa.

"Kurang tidur juga meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik, detak jantung dan vasokonstriksi serta retensi garam. Faktor-faktor ini terkait dengan hipertensi yang disebabkan oleh overdrive jantung dan volume yang berlebihan," ungkap penelitaan tersebut, dikutip dari PMJ News Senin (16/1).

Baca Juga: Atasi Anemia dengan Konsumsi Empat Buah Ini

Studi kali ini mengikutsertakan sebanyak 88.026 individu di Biobank Inggris untuk penelitian ini. Para peserta diteliti antara tahun 2006 dan 2010. Usia rata-rata peserta adalah 61 tahun.

Para peserta menindaklanjuti diagnosis baru penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai serangan jantung, gagal jantung, penyakit jantung iskemik kronis, stroke dan serangan iskemik transien.

Peneliti menemukan bahwa penyakit kardiovaskular adalah yang tertinggi pada mereka yang tidur tengah malam atau setelahnya. Tidur selama waku ini meningkatkan risiko hingga 25 persen.

Kejadian penyakit jantung paling rendah terjadi saat waktu tidur antara pukul 22.00-23.00 Para peneliti juga menemukan bahwa kejadian penyakit jantung paling rendah terjadi pada mereka yang tidur antara pukul 22.00 hingga 23.00.

Halaman:

Tags

Terkini

5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Puncak

Rabu, 30 April 2025 | 16:35 WIB