JURNAL METROPOLITAN - Kuliner Semarang Mie Kopyok adalah salah satu kuliner legendaris karena sudah ada sejak tahun 1970-an. Sehingga jika berada di Semarang bisa masuk daftar kuliner wajib.
Kuliner Semarang Mie Kopyok awalnya banyak dijajakan dengan menggunakan gerobak dan keliling dari satu tempat ke tempat lain.
Namun ada satu tempat yang menjual kuliner Semarang Mie Kopyok ini yang sampai sekarang masih eksis yakni Mie Kopyok Pak Dhuwur.
Baca Juga: Kuliner Semarang Ini Obat Lelah dalam Perjalanan Mudik Liburan
Untuk mendapatkan nikmatnya makanan khas Semarang ini, kunjungi Mie Kopyok Pak Dhuwur yang berada di Jalan Tanjung Nomor 18A, Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang atau tepat berada di belakang kantor PLN Jalan Pemuda Semarang.
Proses pembuatan Mie Kopyok dimulai dengan mie kuning yang dicelup di air mendidih, kemudian diberi lontong, tahu goreng, tauge. Selanjutnya disiram air bawang putih dan ditaburkan seledri dan bawang goreng.
Bahan terakhir adalah krupuk karak/gendar yang diremas dan ditaburkan. Jika suka pedas, sepiring Mie Kopyok bisa ditambah sambal atau bisa pula ditambah kecap.
Jika masih ingin mencicipi kuliner Semarang yang tak kalah lezat bisa mencari Soto Bokoran 1949. Di tempat ini seperti namanya bisa makan soto.
Baca Juga: Kuliner Banyuwangi Rujak Soto Dobel Nikmatnya
Namun ada kekhasan menyantap kuliner di Soto Bokoran 1949. Pasalnya kuah sotonya yang berwarna coklat di Soto Bokoran 1949 ini merupakan hasil bumbu sate dan diberi kuah soto.
Teman makan soto ada pilihan tempe goreng, sate usus, sate telur puyuh, sate rempela ati, dan perkedel kentang.
Lokasinya Soto Bokoran 1949 beralamat di Jalan Plampitan Nomor 55, Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.***