JURNAL METOPOLITAN - Deretan produsen kendaraan listrik di Indonesia makin bertambah dengan nama Polytron. Ekspansi Polytron ini dipamerkan pada IMOS 2022 yang telah berlangsung 2-6 November kemarin.
Dengan membidik pasar kendaraan listrik khususnya roda dua, Polytron meyakini ke depan pasar listrik Tanah Air akan semakin meningkat.
Keyakinan Polytron itu didasari fenomena harga bahan bakar minyak yang dari waktu ke waktu akan naik pula. Hal ini menjadi peluang bagi kendaraan listrik untuk maju.
Baca Juga: Berikan Rasa Aman Konsumen, BPOM Umumkan Produk Sido Muncul Sesuai Standar
Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron menjelaskan keikutsertaan pada ajang IMOS 2022 tersebut lantaran ajang ini menjadi sarana pencinta automotif untuk berburu kendaraan.
Pada ajang IMOS 2022 tersesbut motor listrik Polytron terbaru yang dipajang adalah Fox-R dan T-Rex yang dihadirkan dengan desain dan dimensi mumpuni.
Motor listrik Fox R dan T Rex tersebut diklaim cocok untuk mobilitas sehari-hari yang praktis, hemat dan ramah lingkungan.
Untuk tipe Fox-R dibekali motor berkekuatan 3 kW dengan kecepatan maksimum di angka 90 km/jam. Motor ini hadir dengan kapasitas baterai yang besar 3,7 kWh dengan daya jelajah mencapai 130 km.
Baca Juga: Indonesia Sudah Miliki Rumah Sakit Mata Tersertifikasi Syariah
Pengisian dayanya juga mudah, karena baterainya portable. Terdapat juga indikator baterai yaitu ketika berada di posisi nol hingga mencapai 80 persen, lama pengisiannya hanya berkisar 4 jam 30 menit.
Harganya dianderol Rp18 juta (off the road) yang saat pameran tengah ada diskon khusus sehingga harganya hanya Rp16,5 juta.
Sedangkan motor listrik T Rex, merupakan varian tertinggi dari Polytron. Model tersebut mampu berlari dengan kecepatan 130 km/jam dengan kekuatan baterai yang super bertenaga 7,6 kWh. Jarak tempuhnya sama dengan tipe Fox-R, yakni 130 km. Motor-motor tersebut bisa diuji di IMOS 2022.
Selain motor listrik, Polytron turut memperkenalkan model bisnis baru yaitu program sewa baterai motor listrik. Sehingga efeknya harga motor akan lebih terjangkau dengan mengesampingkan biaya baterai.***