Selain itu, terkait dengan biaya kantong stoma, ia menyampaikan bahwa akan ada bantuan donasi dan layanan kesehatan gratis bagi para ostomate yang juga disiapkan dalam rangkaian kegiatan ini.
“Kita juga siapkan bantuan gratis, perawatan gratis, serta donasi kantong stoma bagi para sahabat stoma,” katanya.
Ia turut mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat, dengan menjaga kesehatan dan bangun pola hidup yang sehat, agar ke depannya tidak ada lagi penderita stoma yang bertambah.
Sementara itu, Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim menyampaikan bahwa keberanian para ostomate dalam menjalani hidup patut diapresiasi dan didukung secara nyata.
“Kami percaya bahwa keberanian para penyintas untuk tetap menjalani hidup dengan semangat adalah inspirasi bagi kita semua. Maka biarkan ini menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak untuk mereasa dihargai, didampingi, dan dimanusiakan sepenuhnya,” ujar Yantie Rachim.
Baca Juga: Soal Penunjukan Marketplace Sebagai Pemungut PPh, Begini Kata Kemenkeu
Ia juga menegaskan bahwa peluncuran Ostomate Card menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih manusiawi, ramah, dan peduli terhadap para penyintas.
“Melalui kartu ini, kami berharap akses ke fasilitas umum, pelayanan kesehatan, dan ruang publik dapat lebih terbuka dan berpihak,” tegasnya
Ketua Pelatihan dari Wocare Center, Kana Fajar, menyampaikan bahwa Stoma Care Week tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga momen penguatan solidaritas antarpenyintas dan penggerak layanan kesehatan.
Baca Juga: KPK Tangkap Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting Jadi Tersangka Suap Proyek Jalan Rp231 Miliar
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran lintas sektor dan menjadi contoh bagi kota lain agar lebih peduli terhadap pelayanan dan mutu hidup para ostomate,” ungkap Kana.(*)