JURNALMETROPOLITAN.com - Suasana mencekam sempat menyelimuti Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.
Kebakaran dilaporkan terjadi di lantai 5 gedung pelayanan jantung tersebut, sehingga sempat mempersulit proses evakuasi pasien, khususnya di ruang ICU lantai 6.
Usai insiden kebakaran itu, dikabarkan 1 pasien meninggal dunia dan 36 pasien lainnya berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.
Pasien yang meninggal dunia diketahui bernama Sutaji (46), warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Baca Juga: Update Korban Insiden Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 36 Pasien Selamat, 1 Meninggal Dunia
Setelah beredarnya kabar pasien tersebut meninggal dunia, pihak RSUD Dr Soetomo Surabaya menepis anggapan akibat paparan asap kebakaran, melainkan karena kondisinya yang menurun.
Korban dalam Kondisi Kritis
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo, Ahmad Suryawan menyatakan pasien Sutaji, sebelumnya sudah dalam kondisi kritis dan menggunakan sejumlah alat bantu organ vital.
"Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan 3 alat organ vital, paru-paru, jantung dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah," kata Ahmad dalam keterangannya di Surabaya, pada Jumat, 15 Mei 2026.
"Sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap mendukung mesin saat proses evakuasi," tambahnya.
Proses Evakuasi Pasien dengan Ventilator