Kondisi rangkaian kereta yang terhenti di tengah perlintasan pun membuat antrean pengendara.
“Ini orang-orang yang antre di palang ketahan juga karena kereta depan,” tulisnya lagi.
Pemilik akun membeberkan bahwa kondisi di dalam kereta mulai panas meskipun jendela sudah dibuka setelah kereta terhenti sekitar 15 menit.
Sejumlah Penumpang KRL yang Mogok Pilih Turun
Lebih lanjut, dari akun yang sama, diketahui bahwa sejumlah penumpang memilih turun paksa dari kereta meski belum sampai di stasiun.
Bahkan, terlihat penumpang memaksa turun walaupun tidak ada peron yang sejajar dengan pintu KRL.
“Gue nggak tau updatenya, soalnya gue udah turun paksa tadi sama beberapa orang lain,” jelasnya.
Hal serupa juga terungkap dari akun TikTok @ekoab07, menunjukkan bahwa penumpang memilih lompat dari kereta yang berhenti.
“Ini yang lompat ngiranya kereta Bandara sejalur sama KRL, jadi penumpang ini lompat. Padahal, kereta Bandara pakai jalur sebelahnya,” ucap pemilik akun.
Pemindahan Penumpang dan Perbaikan Jalur
KRL yang mogok tersebut didorong menuju Stasiun Rawa Buaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, di sejumlah video lain terlihat kondisi Stasiun Rawa Buaya menjadi penuh dengan penumpang yang menumpuk.
Baca Juga: Dukung Putusan MK, Dasco: Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Akan Diakomodir di RUU Pemilu
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyatakan dalam keterangannya bahwa seluruh pengguna Commuter Line No.1978A dialihkan ke Commuter Line No. 1980A sebagai pemberangkatan berikutnya di Stasiun Bojong Indah.