metropolitan

Warga yang Sudah Beli Tiket Liburan Akhir Tahun ke Negara Lain, Mampir Dulu ke Sarinah ya

Senin, 5 Desember 2022 | 12:20 WIB

JURNAL METROPOLITAN - Jakarta surganya belanja. Data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebutkan hingga 24 November 2022 terdapat 96 mal yang beroperasi.

Dari jumlah itu yang beroperasi di Jakarta Pusat terdapat 22 mal. Sementara di Jakarta Selatan malnya paling banyak yaitu berjumlah 28.

Sarinah adalah salah satu mal yang ada di Jakarta Pusat. Sempat tak beroperasi beberapa waktu, sejak Maret 2022 Sarinah kembali dibuka untuk umum.

Baca Juga: Pemprov DKI Akan Sulap Kawasan M Bloc Jadi Wisata Urban Kekinian di Jakarta Selatan

Sarinah bukan sembarang mal. Kehadiran Sarinah sarat dengan perjalanan sejarah bangsa khususnya menjadi pelopor bisnis ritel di Jakarta.

Sarinah merupakan BUMN yang berdiri sejak 1962 dengan nama PT Department Store Indonesia ini merupakan gagasan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Gedung Sarinah ini berdiri di lokasi strategis Jakarta karena terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Meski didirikan pada tahun 1962 namun peresmian gedung Sarinah baru dilakukan pada 15 Agustus 1966.

Dengan diresmikannya Sarinah, sejak itu Sarinah menjadi pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Tiga Program Prioritas Lewat RAPBD 2023 Sebesar Rp83,78 Triliun, Ini Rinciannya

Mengusung slogan “The Window of Indonesia" Sarinah menjadi etalase produk ungulan nusantara. Tak heran jika banyak warga asing yang ada di Jakarta datangi sarinah untuk mencari produk berkualitas.

Dan wisatawan domestik pun bisa mengunjungi Sarinah untuk wisata belanja. Selain letaknya yang strategis, Sarinah Jakarta ini menyediakan semua kebutuhan belanja.

Terlebih saat ini Sarinah sedang memiliki program Sarinah Duty Free yang menyediakan ratusan produk internasional dan dalam negeri.

Semua yang ada program Sarinah Duty Free ditawarkan pembelian bebas bea. Para pemburu barang yang selama ini harganya terkena biaya bea masuk, di Sarinah Duty Free bisa diperoleh tanpa dikenakan bea masuk.

Baca Juga: DKI Jakarta Setelah Tilang Manual Dihapus

Yang sedang cari aksesoris atau makanan seperti coklat atau barang lain yang selama ini jadi incaran seperti parfum bisa segera datangi Sarinah.

Halaman:

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB