JURNAL METROPOLITAN - Surat pengunduran diri Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim viral tersebar dijagat maya.
Surat pengunduran diri Lucky Hakim tersebut ditujukan kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu tertanggal 8 Februari 2023.
Dalam suratnya berisi permohonan pengunduran diri Lucky Hakim dan pernyataan berhenti sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026.
Dalam surat tersebut, Lucky menyatakan tidak mampu mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Indramayu sehingga mengajukan pengunduran diri dan berharap pimpinan DPRD bisa menindaklanjutinya.
Baca Juga: Rizal Djibran Dilaporkan KDRT, Sarah Sebut Ada Kekerasan Seksual
"Bersama ini, Saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026, terhitung mulai tanggal ditandatanganinya surat pengunduran diri ini," tulis Lucky dalam surat itu.
Lucky Hakim pun buka suara terkait keputusannya mundur dari kursi jabatan Wakil Bupati Indramayu. Dia mengaku sudah tak lagi bisa menjalankan tugas sebagai orang nomor dua di Indramayu.
Dia menjelaskan alasan mundur sebagai Wabup Indramayu melalui sebuah unggahan video di media sosial Instagram.
Dalam video itu, Lucky mengaku malu karena tidak bisa bekerja dengan benar. Karena itu, dengan alasan agar tidak memakan 'gaji buta', ia memilih mundur.
Baca Juga: Ikuti Jejak Aurel dan Atta, Ulang Tahun Pertama Ameena Bakal Tayang di Televisi
"Ya, ini bakal jadi buruk bagi saya. Saya tahu mungkin saya dianggap cengeng atau lemah, tapi bagi saya nggak apa-apa. Justru pejabat itu seharusnya menangis, menangis malu kalau misalnya pejabat itu tidak bisa bekerja dengan benar. Kalau kita dibayar oleh uang rakyat, uang rakyat itu amanah dunia-akhirat," ungkap Lucky Hakim dalam video itu, Rabu (15/2/2023).
"Rakyat itu cari uang susah loh, bekerja dari pagi sampai malam, mengalami panas segala macam, itu membayar pajak berharap pejabatnya bekerja dengan benar. Dan misalnya memang tidak bisa bekerja dengan benar sesuai sumpah jabatan, yang terbaik adalah mundur. Daripada kita tetap memfasilitasi diri pakai uang rakyat tapi tidak berbuat sesuai dengan yang diharapkan, sudah, nggak apa-apa mundur," imbuhnya.
Lucky pun memaparkan yakin ada celah untuk mengabdi meskipun saat ini harus mundur.
"Masih banyak kesempatan untuk mengabdi ke masyarakat. Artinya, politik itu dibilang jahat, kotor, tapi saya yakin masih ada celah untuk orang-orang yang berniat baik di bidang itu, jadi tidak akan menyerah tapi dalam artian saat ini yang terbaik bagi saya adalah harus mundur, ehhmm supaya tidak terkait lagi," lanjutnya.