Mentan SYL Lepas Ekspor 700 Kilogram Mangga dan 5.000 Ayam Kampung ke Luar Negeri

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 22 September 2023 | 11:30 WIB
Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 700 Kilogram Mangga gedong gincu ke Arab Saudi (Dimas / Jurnal Metropolitan.)
Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 700 Kilogram Mangga gedong gincu ke Arab Saudi (Dimas / Jurnal Metropolitan.)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengawali ekspor di Lapangan Utama BB Biogen Komplek BSIP, Kota Bogor, pada Kamis 21 September 2023

Ekspor tersebut mencakup 700 kilogram mangga gedong gincu yang dikirim ke Arab Saudi dan 5.000 DOC ayam KUB yang dikirim ke Timor Leste.

SYL mengungkapkan kebanggaannya terhadap ekspor ini, karena mangga yang dikirim berasal dari petani yang bekerja sama dengan BSIP Kementan dan telah melalui proses standarisasi tinggi sehingga dapat menembus pasar internasional.

Lebih lanjut, mangga yang dikirim sudah memenuhi standar kualitas yang bebas dari lalat buah dan penyakit lainnya. Sementara itu, DOC KUB yang dikirim adalah ayam kampung unggul.

Baca Juga: Launching Logo Baru, BSIP Kementan Hadirkan Standar Berkualitas Bagi Produk Hilirisasi Pertanian

“Saya kira peran BSIP ini sangat penting karena berkaitan dengan peningkatan ekspor. Apalagi kita memiliki beberapa komoditas hasil binaan BSIP, diantaranya pisang Kepok tanjung yang juga diekspor sebanyak 40 ton dengan nilai transaksi USD80.000 ke Malaysia,” ujarnya

SYL mengakui peran penting BSIP dalam meningkatkan ekspor, terutama dengan berbagai komoditas hasil binaan BSIP seperti pisang Kepok tanjung yang diekspor sebanyak 40 ton dengan nilai transaksi USD80.000 ke Malaysia, serta buncis dan selada air sebanyak 467 kilogram dengan nilai ekspor sebesar USD1500.

Menurut SYL, Indonesia memiliki beragam varietas unggul yang perlu dieksplorasi sebagai produk hilirisasi untuk ekspor. Indonesia adalah negara yang kaya dengan berbagai varietas terbaik di dunia.

“Kita punya banyak macam varietas dan komoditas yang tidak dimiliki dunia yang harus distandarisasi. Kita harus mengakses proses ini untuk industri hilirisasi yang besok memberi pendapatan bagi rakyat,” pungkasnya

Baca Juga: 'Gebyar Agrostandar' Kementan, Tampilkan Pameran Hilirisasi Produk Pertanian

Wali Kota Bogor, Bima Arya, memberikan apresiasi terhadap kinerja BSIP yang telah berkontribusi signifikan terhadap standarisasi produk pertanian di Kota Bogor.

Baginya, BSIP adalah entitas yang memudahkan pelaku usaha untuk mengekspor lebih banyak produk hilirisasi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementan kepada Kota Bogor, termasuk bantuan alsintan, kambing, ayam, dan bimtek, serta hibah Lapangan Manunggal seluas 12 hektare.

“Saya mewakili warga bogor menyampaikan terima kasih sudah begitu banyak bantuan kementan terhadap Kota Bogor. Di antaranya ada bantuan alsintan, bantuan kambing, bantuan ayam dan bimtek. Yang paling memiliki banyak manfaat adalah hibah Lapangan Manunggal seluas 12 hektare,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X