Tumbangkan Aplikasi 'Mitra Matel', Perwira Polisi Manang Soebeti: Maaf Komdigi Terpaksa Pasukan Bayangan yang Gerak

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 23 Desember 2025 | 10:54 WIB
Menyoroti aksi penutupan aplikasi matel yang diungkap perwira polisi Manang Soebeti di media sosial. (Dok. Instagram.com/@manangsoebeti_official)
Menyoroti aksi penutupan aplikasi matel yang diungkap perwira polisi Manang Soebeti di media sosial. (Dok. Instagram.com/@manangsoebeti_official)


JURNALMETROPOLTAN.com - Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos) terkait aksi penutupan aplikasi mata elang alias matel yang dinilai meresahkan warga.

Hal ini diungkapkan oleh seorang perwira polisi Manang Soebeti atau akrab disapa Pak Bray oleh para netizen di medsos.

Sebelumnya, melalui akun Instagram pribadinya @manangsoebeti_official pada Senin, 15 Desember 2025, Manang mengungkapkan pihaknya telah menemukan sejumlah aplikasi matel.

Disebutkan, aplikasi tersebut kerap digunakan para matel untuk mencari debitur kendaraan yang memiliki pembayaran bermasalah.

Manang lantas mempertanyakan hal tersebut kepada Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) ihwal legalitas aplikasi matel tersebut.

Baca Juga: Meski Telah Berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Diam-diam Beri Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

"Halo Komdigi, siapa yang berwenang mengontrol aplikasi seperti ini?" tulis Manang.

"Apakah aplikasi ini legal atau ilegal? Sangat berbahaya data debitur kendaraan ada di sana semua," sambungnya.

Kini, Manang juga telah mengungkap sejumlah aplikasi matel yang berhasil oleh pihaknya yang disebut sebagai 'pasukan bayangan'.

Aplikasi Matel Super R4 Sudah Dikubur

Dalam unggahan lainnya dalam akun Instagram @manangsoebeti_official pada Kamis, 18 Desember 2025, Manang mengungkapkan bukti percakapan saat aksi penutupan aplikasi matel 'Super R4'.

"Minta publisher take down," demikian tertulis dalam percakapan itu.

"Sudah diajukan, tapi di play store tidak langsung hilang," lanjutnya.

Baca Juga: Viral Insiden Pria di Jaktim yang Disekap dalam Mobil usai Dituduh Transaksi Terlarang dengan Wanita, Duit di Rekening Ludes

Terkait hal itu, Manang memastikan aplikasi tersebut kini sudah tidak dapat diakses oleh para pengguna platform digital.

"Aplikasi matel 'Super R4' sudah dikubur, tolong naikkan gaji petugas parkirnya," tegasnya.

Manang Soebeti: Mitra Matel Tumbang

Dalam postingan berbeda yang tayang pada Rabu, 17 Desember 2025, Manang mengungkapkan terdapat aplikasi bernama 'Mitra Matel' yang kini sudah tidak bisa diakses di internet.

Terlihat, potret yang menunjukkan situs tersebut sukses ditutup oleh tim yang disebut Manang sebagai 'pasukan bayangan'.

Baca Juga: Terisolasi Bencana, Warga Sibolga Rela Hujan-hujanan Susuri Gunung 5 Jam Demi Jemput Bantuan Logistik

"Lanjutkan pasukan bayangan, tumbangkan semua aplikasi matel ilegal yang masih ada," tutur Manang.

Minta Maaf ke Komdigi

Pada postingan yang sama, Manang terlihat menuliskan permintaan maafnya kepada pihak Komdigi.

Terlebih, sebelumnya perwira polisi itu telah mengajak para pengikutnya untuk turut memantau aplikasi-aplikasi matel yang masih beredar di platform digital.

"Maaf Komdigi, terpaksa pasukan bayangan yang bergerak," tandas Manang.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X