Sebelumnya, sejumlah warga di Aceh Tamiang kota sempat mengungkapkan saat ini mereka mengalami krisis air minum.
Warga mengatakan bahwa dulu masih banyak bantuan air bersih yang datang, tapi kini mulai berkurang.
Penanganan Pemulihan Air Bersih di Aceh
Menurut catatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kerusakan infrastruktur air minum akibat bencana di Provinsi Aceh cukup luas.
Pasalnya, sebanyak 52 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah terdampak, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota di wilayah provinsi tersebut.
Total kapasitas air yang terganggu mencapai 2.151 liter per detik, sehingga mengancam pasokan air bersih bagi masyarakat.
Hingga kini, penanganan dilakukan secara bertahap dengan berbagai pihak terkait.
Tak hanya dari pemerintah, tim relawan dari berbagai organisasi juga telah membangun beberapa sumur bor agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan air bersih.(*)