JURNAL METOPOLITAN - Sepeninggal Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Ma'arif, Mei 2022 lalu, kalangan cendikiawan muslim Tanah Air merasa kehilangan seorang panutan.
Sosok Buya Syafii Maarif yang seorang ulama yang juga merupakan cendekiawan Indonesia kontribusinya dinilai telah memberi pencerahan tersendiri.
Ia pernah menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri MAARIF Institute.
Baca Juga: Ada (Hantu) Farel Prayoga di Indosiar, Kok Bisa?
Buya Syafii Maarif dikenal juga sebagai seorang tokoh yang tidak pernah mengenal istilah lelah untuk berfikir dan berbuat bagi umat dan bangsa, sehingga banyak orang yang memberinya gelar Bapak Bangsa.
Untuk mengenang sekaligus menghargai semua upaya yang telah dilakukan Buya Syafii, tepat pada peringatan 10 November Hari Pahlawan lalu dilakukan peresmian Serambi Buya Syafii Maarif di Nogotirto, Gamping DI Yogyakarta.
Serambi Buya Syafii Maarif adalah kediaman almarhum Ahmad Syafii Ma'arif alias Buya Syafii Maarif yang kini menjadi pusat perpustakaan dan dokumentasi.
Rumah ini menyimpan berbagai benda yang lekat dengan kehidupan Buya Syafii seperti mesin ketik, sepeda, hingga tongkat jalan.
Baca Juga: Tanpa Cristiano Ronaldo, Ini Strategi Manchester United Hadapi Fullham
Pusat perpustakaan dan dokumentasi ini diharapkan bisa lebih mendekatkan dan mendorong masyarakat untuk meneruskan komitmen dan perjuangan Buya Syafii merealisasikan cita-cita keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Bagi yang sedang merencanakan datang ke tujuan wisata edukasi, Serambi Buya Syafii Ma'arif di Gamping bisa menjadi destinasi selama berada di Yogyakarta.***