JURNAL METROPOLITAN - Bali penuh kembang api saat pergantian tahun menuju 2023. Wisatawan yang berada di Bali setidaknya bisa menikmati pesta kembang api yang disediakan Pemerintah Kabupaten Badung, Bali.
Kembang api menjadi atraksi yang paling dinanti saat malam tahun baru. Pemerintah Kabupaten Badung diketahui menggelontorkan hingga 1,8 miliar demi memanjakan wisatawan yang datang ke Bali.
Anggaran sebesar itu tentunya menjadi hiburan bagi wisatawan yang berada di sekitar Pasar Seni - Tsunami Shelter Pantai Kuta. Wisatawan akan menyaksikan sebanyak 2023 tembakan kembang api.
Baca Juga: Danau Beratan Destinasi Favorit Wisatawan Asing di Bali
Tidak hanya kembang api, ada juga panggung musik yang diisi Pongki Barata, DJ Gween, Joni Agung serta dimeriahkan dengan band lokal lainnya.
Kembang api juga terlihat di Kuta Utara meliputi Morabito, Atlas dan Fins. Kembang api juga dinyalakan di Kuta Selatan yaitu di Pantai Pandawa, Canna Bali dan kawasan GWK Cultural Park.
Kembang api yang dinyalakan malam tahun baru secara keseluruhan berada 31 lokasi yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota di Bali.
Pihak kepolisian Bali menyebut pengamanan kegiatan malam tahun baru dengan kembang api dijaga oleh sedikitnta 1.600 personel gabungan TNI Kodam IX Udayana, Polda Bali, BPBD, Satpol PP, dan pecalang desa adat di Bali.
Baca Juga: DKI Jakarta Sambut Malam Tahun Baru, Banyak Acara tapi Tetap Waspada
Selain menjaga keamanan, pengamanan malam tahu baru juga mengantisipasi cuaca buruk yang terjadi di Bali.***