JURNAL METROPOLITAN – Kekalahan Barcelona atas Real Madrid membuat Presiden Blaugrana, Joan Laporta mengamuk. Dikabarkan orang nomor satu klub mengejar itu hingga ke ruang ganti.
Dalam laga El Clasico yang tersaji pada Minggu, 16 Oktober 2022 malam. Barcelona dipaksa bertekuk lutut dengan skor cukup telak 3-1.
Pada babak pertama, Blaugrana sudah tertinggal 2-0 dari Los Blancos. Dua gol keunggulan Real Madrid tersebut masing-masing dicetak oleh Karim Benzema dan Federico Valverde.
Baca Juga: Ferdy Sambo Selalu Bawa Buku Hitam, Akan Dibuka di Persidangan?
Jelang akhir babak kedua, Barcelona bisa memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui Ferran Torres. Namun saat injury time Madrid berhasil menambah gol lewat penalti Rodrygo Goes.
Hasil bikin lengser Barcelona dari posisi puncak klasemen sementara La Liga. Madrid yang mengumpulkan 25 poin pun diperhitungkan di atas, dengan keunggulan tiga angka.
Menurut laporan Football Espana, Laporta geram dengan hasil yang didapat oleh timnya tersebut. Dia pun menyatroni wasit dan ofisial pertandingan sampai ke ruang ganti sehabis duel.
Laporta rupanya geram dengan sejumlah keputusan wasit José Maria Sanchez Martinez, di antaranya dengan tidak memberikan penalti bagi Barcelona ketika Robert Lewandowski dijatuhkan di area terlarang.
Lalu dia juga mempertanyakan penalti yang diberikan bagi Madrid. Di ruang ganti Laporta meminta wasit memberikan penjelasan atas keputusan-keputusannya tersebut.
Baca Juga: Sidang Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Dkk Disiarkan Langsung di TV-YouTube
Hanya saja sang bos tidak mendapatkan hal yang dia inginkan. Tidak ada kericuhan atau insiden dalam kejadian tersebut.
Manajer Barcelona Xavi Hernandez mengatakan, kekalahan itu merupakan pukulan lain bagi Xavi dan tim Barca yang berada di ambang eliminasi Liga Champions setelah bermain imbang 3-3 dengan Inter Milan di kandang pada pertengahan pekan.
Xavi mengatakan hasil mereka di Eropa bukan merupakan faktor pertandingan hari Minggu tetapi dia melihat kesalahan yang sama yang dilakukan oleh banyak kesalahan di Liga Champions terulang di Bernabeu.
"Kami memiliki keyakinan dan kesadaran diri. Ini sepak bola, untungnya hari ini hanya ada tiga poin yang dimainkan. Kemalangan terjadi saat melawan Inter pada Rabu," kata Xavi.***