olahraga

Pencarian Korban Hilang Diperpanjang Hingga 3 Desember

Kamis, 1 Desember 2022 | 06:00 WIB
Sebuah bangunan SDN Suka Maju Cianjur luluh lantah akibat gempa bumi M5.6, Senin 21 November 2022. (Dok. BNPB)

JURNAL METROPOLITAN – Proses pencarian korban hilang yang semula berakhir 30 November diperpanjang hingg 3 Desember 2022 menyusul gempa bumi di Cianjur. Saat ini, tercatat korban meninggal 328 jiwa dan 12 lainnya.

"Posko memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian korban hilang selama tiga hari, terhitung pada 1 hingga 3 Desember 2022. Hal ini melihat kondisi lapangan dan ahli waris yang masih mengharapkan ditemukannya korban yang masih hilang," jelas Bupati Cianjur Herman Suherman, Rabu (30/11/2022).

Herman menyatakan, Kabupaten Cianjur telah membuat usulan penambahan waktu tiga hari ke depan.

Baca Juga: Gempa Cianjur: 318 Warga Meninggal Dunia, 14 Orang Masih Dalam Pencarian

Perwakilan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP)/Basarnas wilayah Jawa Barat Jumaril menyatakan pihaknya telah siap dengan sumber daya untuk perpanjangan pencarian korban hilang.

Operasi pencarian pada Rabu (30/11) oleh tim gabungan
berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dunia.
Pihak Basarnas menginformasikan korban meninggal
tersebut ditemukan di Kampung Cicadas. Operasi pencarian Basarnas dan unsur SAR lain difokuskan di tiga lokasi, yaitu di wilayah RT Cijedil, warung Shinta dan Kampung Cicadas.

Sementara itu, Bupati Cianjur kembali menyampaikan
imbauan untuk warga yang rumahnya tidak rusak struktur
dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Segera secara bertahap, warga dapat kembali ke rumah,
tentunya yang rumahnya tidak struktur,” ujar Bupati
Cianjur.

Baca Juga: Gempa Susulan Kembali Guncang Cianjur, Pagi Ini Berkekuatan Magnitudo 2,8

Sedangkan rumah rusak ringan hingga sedang, warga
dapat melihat kondisinya dan segera melakukan
perbaikan. Hal ini tentunya setelah ada asesmen dari
dinas terkait atau petugas yang ada di lapangan.

Data sementara untuk rumah rusak yang telah tervalidasi
hingga hari ini (30/11), pukul 15.00 WIB, sebanyak 17.864
unit, dengan rincian, rumah rusak berat 4.376, rusak
sedang 5.306 dan rusak ringan 8.182.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan
3 lahan yang akan dimanfaatkan sebagai relokasi warga
terdampak gempa. Daerah relokasi ini salah satunya
bertempat di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.

Lahan di Desa Sirnagalih tersebut dipilih setelah adanya
rekomendasi dari BMKG terkait keamanan terhadap
potensi bahaya baik potensi bahaya geologi maupun
hidrometeorologi.

Luas lahan relokasi yang disiapkan di Sirnagalih
mencapai 2,5 hektar dengan peruntukan 200 unit rumah
tipe 36.

Halaman:

Tags

Terkini