Kepala BNPB Bagikan Langsug Makanan Siap Saji kepala Korban Gempa Cianjur

photo author
Mulya Achdami, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 26 November 2022 | 15:45 WIB
Tim BNPB mendistribusikan logistik kepada warga terdampak gempa di Desa Gasol Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (26/11) (Dok. BNPB)
Tim BNPB mendistribusikan logistik kepada warga terdampak gempa di Desa Gasol Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (26/11) (Dok. BNPB)

JURNAL METROPOLITAN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengantarkan langsung makanan siap saji, selimut dan matras kepada korban gempa bumi Cianjur, Sabtu (26/11/2022).

Paket-paket logistik keluarga ini didistribusikan menggunakan motor berjumlah 50 unit yang bisa melakukan pengantaran hingga 3 sorti per hari.

"Distribusi logistik menggunakan motor ini diarahkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit ditempuh menggunakan mobil, sehingga ke depan kita benar-benar bisa memastikan bahwa kebutuhan warga terpenuhi," jelas Suharyanto.

Baca Juga: BNPB: Korban Meninggal Pascagempa Cianjur Capai 310

Hingga Sabtu (26/11) BNPB kembali mengirimkan dan mendistribusikan bantuan logistik berupa tenda pengungsi sebanyak 30 unit, tenda gulung 1.000, sembako 2.000 paket, selimut 5.000, matras 5.000 dan hygiene kits 2.000.

Sebelumnya berdasarkan data BNPB hari Jumat (25/11), pukul 18.00 WIB, bantuan yang didistribusikan berupa sembako sebanyak 3.000 paket, selimut 6.000 lembar, matras 5.000, air garam 500, hygiene kits 1.000, kasur 500, velbed 275, tenda pengungsi ukuran 2 x 2 m, 200 set dan genset 10.

Adapun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan per Jumat (25/11), pukul 18.00 WIB, terdapat 73.525 jiwa mengungsi dan tersebar di 16 kecamatan.

Terkait target pencarian korban hilang, Suharyanto menegaskan akan mencari sampai orang yang terdata hilang berhasil ditemukan.

"Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," ujarnya.

Baca Juga: Gempa Bumi M5.6 di Cianjur: 46 Orang Meninggal Dunia, 700 Orang Luka-luka dan Insfrastruktur Rusak


Tenda Penanganan Medis

BNPB juga telah mengalokasikan dua belas tenda untuk mendukung penanganan medis di dua rumah sakit di Cianjur, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur sembilan tenda dan Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur sebanyak tiga tenda serta dilengkapi dengan toilet portable.

Tenda tersebut dipergunakan untuk keperluan Unit Gawat Darurat, Intensive Care Unit, penanganan kebidanan, rawat inap pria dan rawat inap wanita, serta perawatan umum.

Pengerahan tenda BNPB akan terus dilakukan untuk kebutuhan penanganan bencana di Cianjur lainnya, seperti tenda pengungsian, tenda relawan, tenda logistik dan untuk penanganan medis.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mulya Achdami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X