JURNAL METROPOLITAN - Paris Saint-Germain (PSG) tanpa Kylian Mbappe dan Neymar berhasil mengalahkan Toulouse 2-1 dalam laga Ligue 1 Prancis, Minggu dini hari WIB.
Bos Paris Saint-Germain Christophe Galtier mengatakan Lionel Messi dibebaskan dari pekerjaan defensif dan mengatakan kepada tim untuk bekerja keras memberikan kebebasan kepada sang bintang.
Messi menjadi bintang saat PSG bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Toulouse 2-1.
Baca Juga: Gagal Pindah ke PSG, Hakim Ziyech Minta Tood Boehly Urus Transfer
Tidak seperti biasanya PSG diperkuat trio bintang yaitu Lione Messi, Kylian Mbappe dan Neymar. Kali ini Raksasa Prancis itu tanpa Mbappe dan Neymar untuk pertandingan Ligue 1.
Lionel Messi mencetak gol kemenangan di babak kedua melawan Toulouse pada hari Sabtu untuk mengangkat pemimpin klasemen Ligue 1 dengan absennya Neymar dan Kylian Mbappe.
Lionel Messi mengintai sebagian besar pertandingan Paris Saint-Germain melawan Toulouse. Dia melayang-layang, menikmati beberapa sentuhan, dan berperan sebagai kehadiran yang menakutkan, lebih merupakan peringatan daripada ancaman penyerangan.
Tapi kemudian, dia hidup kembali. Seperti yang selalu dia lakukan. Dengan PSG mengunci 1-1 dengan tim papan tengah, Messi melayang ke arah atas kotak, dan melepaskan bola lepas ke pojok bawah.
Messi telah mencetak gol itu berkali-kali. Dan pada kesempatan ini, itu mengangkat PSG meraih kemenangan vital di Ligue 1.
Toulouse memimpin dalam 20 menit, dengan Branco van den Boomen menyapu tendangan bebas Gianluigi Donnarumma yang salah kaki.
Baca Juga: Messi Dikabarkan Hanya Habiskan Sisa Kontrak di PSG, Liga Pro Saudi Siap Rekrut
Toulouse unggul di Parc des Princes pada hari Sabtu tetapi tim tuan rumah melawan balik melalui Achraf Hakimi. Messi kemudian menembakkan gol kemenangan di awal babak kedua dan membentur tiang dengan upaya lain.
Tim Galtier beraksi lagi pada hari Rabu ketika mereka menghadapi saingannya Marseille di Coupe de France.
Lionel Messi mencetak gol kemenangan di babak kedua melawan Toulouse pada hari Sabtu untuk mengangkat pemimpin klasemen Ligue 1 dengan absennya Neymar dan Kylian Mbappe.