PSG Ngambek Mau Tinggalkan Parc des Princes. Begini Alasan Presiden Nasser Al-Khelaifi

photo author
Mulya Achdami, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 15 Januari 2023 | 08:25 WIB
Stadion Parc des Princes  (PSG)
Stadion Parc des Princes (PSG)

 

JURNAL METROPOLITAN - Paris Saint-Germain (PSG) terpaksa akan meninggalkan stadion Parc des Princes rumah PSG sejak klub Prancis itu dibentuk pada tahun 1970.

Presiden Nasser Al-Khelaifi menatakan, PSG terpaksa harus meninggalkan Parc des Princes yang ikonik karena walikota Paris Anne Hidalgo menolak menjual stadion yang selama ini menjadi markas PSG ke klub.

Seperti diketahui juara Prancis itu telah banyak berinvestasi dalam meningkatkan fasilitas sejak Qatar Sports Investments mengambil alih pada 2011 dan dilaporkan bersedia mengeluarkan €500 juta lagi untuk membeli stadion tetapi ditolak oleh Hidalgo.

Baca Juga: PSG Adakan Tur Pertandingan Persahabatan di Qatar dan Arab Saudi

Dilaporkan juga kedua belah pihak telah menegosiasikan potensi penjualan untuk beberapa waktu tetapi tidak dapat mencapai kesepakatan. Bahkan, media setemat menyebut Hidalgo sekarang telah menutup pintu pada setiap kemungkinan kesepakatan.

"Kami memiliki posisi yang sangat jelas. Parc des Princes tidak untuk dijual dan tidak akan dijual. Ini adalah posisi yang tegas dan pasti. Ini adalah warisan yang luar biasa bagi warga Paris," kata Hidalgo kepada Le Parisien pada hari Sabtu.

Juru bicara PSG mengatakan mengejutkan dan mengecewakan mendengar walikota Paris mengambil posisi yang, secara efektif, akan memaksa PSG, penggemar dan komunitas kami menjauh dari Parc des Princes.

Sementara itu, pajak PSG sangat luar biasa hingga mencapai - puluhan juta Euro yang dinilai PSG beban pajak untuk memelihara struktur bangunan yang kini berusia 50 tahun dan perlu direnovasi itu.

"Sangat disesalkan bahwa Walikota sekarang tiba-tiba menutup - secara definitif - diskusi penjualan yang telah kami lakukan sejak lama, dengan klub sekarang dengan sedih dipaksa mengajukan opsi alternatif untuk rumah kami. , yang bukan merupakan hasil yang diharapkan Klub atau fans kami."

Baca Juga: Liga Prancis: PSG Tanpa Messi dan Neymar Dibantai di Kandang Lens

Hidalgo tetap terbuka untuk perbaikan yang dilakukan pada stadion untuk membawanya ke zaman modern, tetapi QSI enggan menghabiskan sejumlah besar uang yang diperlukan untuk sesuatu yang tidak mereka miliki secara resmi.

Sepertinya PSG harus meninggalkan stadion pada akhirnya,
dan tidak jelas apakah mereka ingin memulai dari awal atau
membeli dan membangun kembali stadion yang ada.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mulya Achdami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X