FIFA Tolak Denmark Pakai Kaos dengan Pesan Hak Asasi Manusia

photo author
Mulya Achdami, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 11 November 2022 | 06:30 WIB
Kantor FIFA (beinsports)
Kantor FIFA (beinsports)

JURNAL METROPOLITAN - Asosiasi federasi sepak bola dunia (FIFA) menolak permintaan Sepak Bola Denmark (DBU) untuk berlatih di Piala Dunia dengan mengenakan kaus bertuliskan "hak asasi manusia untuk semua".

DBU mengatakan pada 2021 bahwa dua sponsor kit pelatihan mereka akan membuka jalan bagi pesan-pesan kritis terhadap Qatar sambil juga meminimalkan jumlah perjalanan ke negara itu untuk menghindari kegiatan komersial yang mempromosikan acara tuan rumah Piala Dunia.

Qatar sendiri berada di bawah tekanan kuat atas perlakuannya terhadap pekerja asing dan undang-undang sosial yang membatasi, membuat banyak tim yang berpartisipasi menyuarakan keprihatinan. Negara itu telah membantah klaim bahwa pekerja dieksploitasi.

Baca Juga: Menlu Qatar Kecam Negara yang Serukan Boikot Piala Dunia

Kepala eksekutif DBU Jakob Jensen mengaku kecewa dengan penolakan FIFA karena alasan teknis.

FIFA menolak berkomentar. Aturannya menetapkan bahwa setiap peralatan tim tidak boleh memiliki slogan, pernyataan, atau gambar politik, agama atau pribadi.

"Kami percaya pesan 'hak asasi manusia untuk semua' bersifat universal dan bukan panggilan politik, tetapi sesuatu yang semua orang dapat dukung," kata Jensen.

FIFA menulis kepada tim Piala Dunia bulan ini mendesak mereka untuk fokus pada sepak bola di Qatar dan tidak membiarkan olahraga terseret ke dalam masalah ideologis atau politik.

Pabrikan kit Hummel mengatakan mereka telah mengurangi detail pada kaus Piala Dunia Denmark dan merilis kit hitam sebagai protes terhadap catatan hak asasi manusia Qatar menjelang turnamen.

Baca Juga: Lagi, Timnas Indonesia Menang Tipis Atas Curacao 2-1 pada FIFA Matchday

Denmark memainkan pertandingan pertama mereka di Piala Dunia melawan Tunisia di Grup D pada 22 November.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mulya Achdami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X