JURNAL METROPOLITAN - Setelah lampaui tujuh tahapan khusus, Nasser al-Attiyah memimpin Reli Internasional Qatar 2023.
Nasser al-Attiyah seperti dikutip gulf-times.com menyebut keberhasilan Nasser al-Attiyah mengalahkan tantangan hari pertama yang sengit dari rival Norwegia Mads Ostberg pada kejuaraan reli internasional di Qatar.
Pembalap Qatar itu memenangkan empat tes kecepatan hari itu dengan Autotek Volkswagen Polo GTI-nya dan mengatasi defisit waktu makan siang 4,2 detik untuk mengambil keunggulan 8,1 detik saat istirahat malam di Lusail.
Baca Juga: Langsing Cara Ini Diawali dengan Halau Nafsu Makan Berlebih
Nasser al-Attiyah pemenang 16 kali dan co-drivernya yang berbasis di Andorra Mathieu Baumel menghindari masalah ban dan masalah lainnya untuk mempertahankan keunggulan mereka.
“Kami mempertahankan rencana yang sama dan berusaha untuk tidak membuat kesalahan dan mendorong di sore hari. Kami melakukan pekerjaan dengan baik. Kami harus menjaga kecepatan ini besok. Saya senang," ungkap Nasser al-Attiyah.
Menurut Nasser al-Attiyah untuk balapan dengan pembalap top di Eropa harus memiliki kecepatan yang baik. "Ini balapan baru untuk Andreas dan Emil, tapi Mads Ostberg sudah pernah ke sini sebelumnya. Besok, akan lebih lama dan sedikit lebih kasar,” jelas Nasser al-Attiyah.
Mads Ostberg bekerja sama dengan Patrik Barth dari Swedia sejauh ini dapat memanfaatkan pengalaman yang diperolehnya tahun lalu.
Baca Juga: Wisata ke Spanyol, Jangan Lupa Cicipi Menu yang Mirip dengan Masakan Rumahan
Mads Ostberg memenangkan tahap tiga dan empat, Namun ia menemui kendala dalam tes kecepatan pertama setelah regroup dan kecewa berada jauh di belakang setelah putaran kedua.
“Rencana tahun ini bukan untuk memimpin setelah hari pertama tetapi saya ingin lebih dekat. Saya tidak sengaja memberinya delapan detik. Tapi kami mengalami kebocoran pada tahap pertama (SS5) setelah servis dan kami, mungkin, kehilangan 10 detik. Itu tidak ideal. Yang terakhir, dia sangat cepat. Saya mencoba untuk mendapatkan kembali sedikit waktu tetapi saya tidak bisa. Kami senang dengan hari itu," ujar Mads Ostberg.
Mads Ostberg mengatakan bahwa itu semua sudah sesuai dengan rencana meski jika tiga atau empat detik lebih cepat hasilnya akan lebih sempurna.
"Ini hari yang panjang. Dan besok, saya rasa beberapa detik itu tidak akan sama pentingnya di penghujung hari. Saya ingin berada di belakang Nasser untuk melihat dialognya dan melihat ke mana dia pergi. Saya tidak ingin berakhir dalam situasi yang sama seperti tahun lalu di mana saya membuka jalur dan dia bisa mengikuti saya!”, tegas Mads Ostberg.
Baca Juga: Dikelilingi 7 Gunung, Wisata Alam Magelang Surga Pemandangan Indah
Artikel Terkait
Siapkan Kejuaran Dunia Atletik bagi Berkebutuhan Khusus, Qatar Hadiri Forum Atletik Internasional di Tunisia
Kedutaan Besar Sri Lanka di Qatar Peringati Kemerderkaan Gelar Festival Taste of Sri Lanka
Qatar Gelar Pertunjukan Khusus Sambut Olahraga F1 dan MotoGp
Lintasan Reli di Qatar Tergenang, Tantangan untuk Peserta Kejuaran Reli Timur Tengah 2023
Peserta Reli Internasional Qatar Mulai Bertarung