Justin Beiber Lepas Katalog Rekaman dan Ratusan Judul Lagunya ke Perusahaan Musik Inggris, Ini Faktanya

photo author
Fenty Ruchyat, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 26 Januari 2023 | 15:50 WIB
Justin Beiber (Tangkapan layar YouTube)
Justin Beiber (Tangkapan layar YouTube)


JURNAL METROPOLITAN -- Penyanyi pop Justin Bieber diketahui menjual beberapa katalog rekaman dan penerbitan musiknya kepada sebuah perusahaan musik.

Justin Beiber kabarnya mendapatkan hasil yang cukup besar dengan menjual katalog dan ratusan judul lagu yang pernah ia rilis.

Diketahui dana penjualan semua milik Justin Beiber itu mencapai 200 juta dolar AS atau nyaris setara dengan nilai Rp3 triliun.

Dana besar yang ia terima itu berasal dari penjualan katalog musik dan 290 judul lagu yang dirilis sebelum 31 Desember 2021 termasuk album "Justice".

Baca Juga: Keren, aespa Bakal Ikuti Festival Musik Tahunan Terbesar di Amerika

Dikonfirmasi Billboard, suami dari Hailey Baldwin itu menjual hasil karyanya kepada perusahaan musik asal Inggris, Hipgnosis Songs Capital.

CEO dan pendiri Hipgnosis Songs Fund, Merck Mercuriadis mengatakan bahwa Bieber telah memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam kultur budaya global selama empat belas tahun ini.

"Pada usia 28 tahun, dia adalah satu dari sedikit artis di era streaming yang telah menggairahkan kembali industri musik, membentuk basis masa penggemar setia di seluruh dunia, dari seorang remaja fenomenal kemudian menjelma menjadi seniman penting," kata Merck.

Baca Juga: NewJeans Sukses Tenar di Tangga Musik Inggris Raya Lewat 'Ditto', Daebak

Ia menambahkan, proses akuisisi aset ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah untuk kategori seniman berusia di bawah tujuh puluh tahun.

Dua musisi lain yang pernah menjual hak musik mereka kepada Hipgnosis adalah Shakira dan Justin Timberlake.

"Bieber memiliki karya dengan pendengar sebanyak 82 juta setiap bulan dan lebih dari 30 miliar stream hanya dari Spotify. Kami sangat senang dia bergabung dengan keluarga kami," jelas  Merck.

Baca Juga: BLACKPINK Jadi Musisi KPop Pertama Jadi Pemimpin di Festival Musik Coachella, Wow

Kerja sama ini mencakup hak cipta penerbitan Bieber untuk katalog berisi 290 lagu yang dirilis sebelum 31 Desember 2021, hak artis atas rekaman master, dan hak royalti.

Meski Hipgnosis telah memiliki royalti rekaman master, namun hak cipta rekaman master tetap dipegang oleh Universal Music Group, termasuk bila Bieber membuat lagu lagi nantinya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fenty Ruchyat

Sumber: Billboard

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X