Baca Juga: Baru Ditemukan, Ruang Tertutup di Piramida Khufu Mesir
“Orient Express, harus memiliki elemen lintas benua. Semangat lintas budaya itulah yang membuatnya istimewa," kata Stephen Alden, CEO Raffles dan Orient Express.
Menurut Alden perjalanan itu akan lebih dari sekadar moda transportasi karena juga akan ada tamasya yang dipesan lebih dahulu di sepanjang jalan.
“Anda bisa pergi berburu truffle di Piedmont pada pagi hari, lalu ke teater di Milan pada malam hari, dan pergi mengunjungi desa kecil di pedesaan Sisilia keesokan harinya,” katanya.
Sama seperti di zaman keemasan perjalanan kereta api, ketika orang kaya meninggalkan kabin mereka untuk bermalam di hotel mewah, penumpang modern yang tiba di Roma juga akan dapat check-in di Orient khusus.
Baca Juga: BTS Pecahkan Rekor Kemenangan Nickelodeon Kids Choice Awards 2023
Salah satunya Hotel ekspres, Minerva, yang dijadwalkan dibuka pada tahun 2024. Properti bersejarah—istana Barok abad ke-17 di dekat Pantheon juga akan menjadi yang pertama dari kumpulan hotel Orient Express.
Hal itu menjadi pembaruan perjalanan kereta legenda Orient Express. Jalur kereta api tersebut mendefinisikan kembali perjalanan mewah, dan mewakili lebih dari sekadar kereta api.
Kereta Orient Express memulai debutnya pada tahun 1883, gerbongnya termasuk yang paling mewah saat itu dengan fitur-fitur seperti panel kayu yang rumit, kursi kulit, dan seprai sutra.
Penumpangnya disuguhi delapan hidangan yang disajikan di taplak meja putih bersih dan peralatan makan terbaik, saat mereka dibawa pergi ke berbagai tujuan di Eropa dari Budapest dan Munich ke Venesia dan Paris.
Baca Juga: Ratusan Goweser Tour De Sleman Menyusuri Wisata Ikonik Yogyakarta
Menurut Dimorestudio, firma desain yang berbasis di Milan yang telah dipercaya mendekorasi dan corak Orient Express La Dolce Vita, lokomotif baru ini akan berusaha untuk gaya halus yang sama, tanpa mencoba menirunya.
“Kami tidak membuat replika, tetapi interpretasi kami sendiri terhadap kereta, dengan memperhatikan warisan kami,” kata Emiliano Salci, salah satu pendiri Dimorestudio.
Salci menjelaskan bahwa interiornya akan menarik pengaruh dari zaman keemasan desain Italia tahun 1950-an, 60-an, dan 70-an.
Dan menggabungkan sentuhan retro dengan estetika yang lebih modern. Setiap aspeknya akan menjadi keseimbangan antara sejarah dan kontemporer.***
Artikel Terkait
Nikmati Pemandangan Jerman dari Dalam Kereta, Istimewa!
Tren Perjalanan di Eropa: Naik Kereta Api!
Rute Kereta Api Amtrak Ini, Tawarkan Pemandangan Bak Slide Film
Negara-negara Eropa Galakkan Penggunaan Kereta Malam untuk Dukung Pengurangan Emisi
Negara Ini Mampu Ciptakan Kereta Api Tercepat di Dunia