JURNAL METROPOLITAN - Jangan menilai kuliner yang satu ini dari penampilannya, tapi rasakan dulu tumpang koyornya maka kelezatannya akan terbayang selalu.
Tumpang koyor ini merupakan kuliner khas Salatiga. Belum lengkap ke Salatiga jika belum makan tumpang koyor.
Kuliner tumpang koyor ini diolah dengan menggunakan bawang merah, bawang putih, kencur, daun jeruk, salam, lengkuas, cabai, lalu dicampur dengan santan.
Baca Juga: Kuliner Tape Bondowoso, Legit dan Rasa Manisnya Harus Dicoba
Bahan lainnya tumpang koyor adalah tempe semangit atau tempe bosok atau busuk. Meski disebut tempe bosok atau busuk namun tempe ini masih tetap bisa dimakan.
Selain tempe bosok, tumpang koyor dilengkapi dengan tahu, daging tetelan serta tentu saja koyor alias tunjang sapi.
Untuk membeli tumpang koyor bisa ditemui di beberapa tempat, salah satunya di Warung tumpang koyor Mbah Sabar. Lokasinya di Jl. Ahmad Yani No. 102-98, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah.
Selain tumpang koyor, kuliner di Salatiga lainnya yang juga selalu ramai pembeli adalah sego codot. Sego codot hanya sebutan saja karena sebenarnya sego codot adalah ayam bakar.
Baca Juga: Dua Kuliner Makan Berat tapi Ringan di Kantong Wajib Coba Kalau ke Malang
Sego codot ini bisa didapatkan di angkringan yang berlokasi di Jalan Domas Nomor 21, Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah.
Di tempat itu, sego codot yang ditawarkan ayam negeri hingga ayam kampung. Pilihan ayam bakar di angkringan tersebut banyak didatangi pelanggan mahasiswa.***