gaya-hidup

Gua Jomblang, Surga dalam Perut Bumi

Senin, 6 Februari 2023 | 10:35 WIB
Gua Jomblang Gunungkidul. (Instagram.com/@travelnego)

JURNAL METROPOLITAN - Gua yang satu ini berbeda. Selain indah untuk mencapai Gua Jomblang juga tidak mudah.

Gua Jomblang di Gunungkidul ini tepatletaknya di Desa Pacarejo, di Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, berjarak 49 km dari Kota Jogja.

Gua Jomblang jika dari Jogja, tempat ini bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Baca Juga: Kedutaan Besar Sri Lanka di Qatar Peringati Kemerderkaan Gelar Festival Taste of Sri Lanka

Gua Jomblang pernah dijadikan tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika pada tahun 2011. Gua vertikal yang bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu.

Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran dengan luas mulut gua sekitar 50 meter persegi. Dalam bahasa Jawa sumuran juga dikenal dengan istilah luweng, hingga gua ini pun sering disebut dengan nama Luweng Jomblang.

Yang ingin masuk ke gua harus turun masuk. Untuk menuruni gua inipun, diperlukan alat khusus dan keahlian. Namun jangan khawatir karena pengelola Gua Jomblang telah menyediakan peralatan dan perlengkapan pengaman.

Ada beberapa lintasan untuk mencapai Gua Jomblang dengan ketinggian beragam mulai 40 hingga 80 meter. Perjalanan 15 meter pertama menuju lintasan 40 meter dari teras VIP merupakan slope yang yang masih bisa ditapaki oleh kaki.

Baca Juga: Wisata Edukasi ke Rumah Adat Cikondang, Rumah Usia Ratusan Tahun yang Masih Kokoh

Setelah itu dilanjutkan menuruni tali sepanjang kurang lebih 20 meter untuk sampai di dasar gua. Bagi yang belum berpengalaman akan merasakan rasa was-was.

Namun begitu kaki-kaki menjejak di atas tanah di dasar gua kekhawatiran pun musnah ketika melihat pemandangan di dasar gua yang mengundang decak kagum.

Jika saat di atas gua sejauh mata memandang hanya akan menemui perbukitan karst dan jati yang meranggas, maka di perut Gua Jomblang terhampar pemandangan hijaunya hutan yang sangat subur. Aneka lumut, paku-pakuan, semak, hingga pohon-pohon besar tumbuh dengan rapat.

Hutan dengan vegetasi yang jauh berbeda dengan kondisi di atas ini sering dikenal dengan nama hutan purba. Sejak proses runtuhnya tanah ke bawah, vegetasi ini terus hidup dan berkembang biak hingga saat ini.

Baca Juga: Bagi Yogyakarta, perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) punya catatan tersendiri

Halaman:

Tags

Terkini

5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Puncak

Rabu, 30 April 2025 | 16:35 WIB