Gua Jomblang, Surga dalam Perut Bumi

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Senin, 6 Februari 2023 | 10:35 WIB
Gua Jomblang Gunungkidul. (Instagram.com/@travelnego)
Gua Jomblang Gunungkidul. (Instagram.com/@travelnego)

Selain itu jika menyusur lebih dalam saat di Gua Jomblang maka akan mendapatkan pemandangan keindahan 'cahaya surga' ini, namun catatannya adalah harus datang pada pukul 10.00 hingga 12.00. Saat itulah matahari tepat menyinari mulut gua dan cahayanya masuk sampai ke dasar gua.

Luweng Grubug dengan pemandangan itulah yang banyak diburu. Luweng Grubug bisa dilihat saat memasuki sebuah entrance (mulut gua) yang berukuran sangat besar.

Jomblang dan Grubug dihubungkan dengan sebuah lorong sepanjang 300 meter. Aneka ornamen cantik seperti batu kristal, stalaktit, serta stalagmit yang indah turut menghiasi lorong ini.

Tak berapa lama berjalan terdengar suara gemuruh aliran sungai dan seberkas cahaya terang di tengah kegelapan. Sebuah mahakarya Sang Pencipta yang sungguh mengagumkan.

Baca Juga: Daerah-daerah Ini Masih Panen Durian Sampai April

Sementara sungai bawah tanah yang masih satu sistem dengan Kalisuci mengalir dengan deras. Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman gua yang gulita.

Air yang menetes dari ketinggian turut mempercantik pemandangan itulah lukisan alam yang dikenal dengan istilah cahaya surga yang menjadi daya tarik Gua Jomblang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Puncak

Rabu, 30 April 2025 | 16:35 WIB

Terpopuler

X