JURNAL METROPOLITAN - Bendungan atau waduk selain punya fungsi sebagai penahan atau penampung air juga bisa dinikmati dan menjadi destinasi wisata.
Seperti Waduk Sermo yang berlokasi di Sermo Lor, Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo DIY dengan luas area mencapai 7000 hektare ini selain untuk sistem pengairan irigasi dan sumber air bersih PDAM juga sebagai pengendali banjir dan tentunya destinasi wisata.
Di luar fungsinya itu, Waduk Sermo juga telah dimanfaatkan untuk sarana olah raga air serta usaha perikanan. Dan Waduk Sermo kini juga dikenal sebagai destinasi wisata di Jogja.
Baca Juga: Tetap Asyik Wisata Meski Musim Hujan, Pemandian Air Hangat Pilihannya
Daya tarik Waduk Sermo lainnya adalah letaknya yang berada di tengah-tengah Pegunungan Manoreh sehingga Waduk Sermo ini menjadi destinasi wisata alam yang sayang kalau tak menyempatkan ke Waduk Sermo.
Waduk lainnya yang juga berfungsi sebagai sistem pengairan dan menjadi destinasi wisata adalah Waduk Gajah Mungkur. Waduk Gajah Mungkur berada di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah merupakan waduk terbesar di Indonesia dengan luas area 8800 hektare.
Waduk Gajah Mungkur fungsi utamanya sebagai pengendali banjir Sungai Bengawan Solo. Air dari Waduk Gajah Mungkur ini bisa mengairi sawah seluas 23600 hektare di daerah Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan Sragen.
Menjadi destinasi wisata kebanggaan warga Wonogiri dan sekitarnya, di Waduk Gajah Mungkur bisa menikmati berbagai fasilitas seperti taman satwa, kolam renang, permainan anak, jet sky, sepeda air, kereta kelinci.
Baca Juga: Wisata Alam Curug Malela, Pesona Lima Curug yang Memikat
Sementara itu pada Jumat 23 Desember 2022 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi. Kedua bendungan itu merupakan merupakan bendungan kering yang berada di Kabupaten Bogor.
Bendungan Sukamahi dan Ciawi tersebut dibangun sebagai pengendali banjir dari hulu ke hilir yang dapat mengurangi banjir di Jakarta.
Daya tampung Bendungan Sukamahi 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 hektare dengan manfaat mereduksi banjir sebesar 15,47 m3/detik.
Sementara Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,05 juta m3 dan luas area genangan 39,40 hektare untuk mereduksi banjir sebesar 111,75 m3/detik.
Selain sebagai pengendali banjir di sekitar bendungan tersebut juga dikembangkan taman ekowisata yang memanfaatkan kawasan konservasi bendungan.***
Artikel Terkait
Pacitan Kota Seribu Gua dan Wisata Air nan Indah
Tetap Asyik Wisata Meski Musim Hujan, Pemandian Air Hangat Pilihannya
Desa Wisata Wae Rebo, Pesona Tradisi yang Banyak Dikagumi
Wisata Alam Curug Malela, Pesona Lima Curug yang Memikat
Wisata Kuliner di Cafe Ini Tawarkan Suasana Pohon Pinus