Kondisi Udara Masih Buruk, Rayendra Centre Bagikan 1.000 Masker di Jalan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 2 September 2023 | 08:36 WIB
Sebagai bentuk kepedulian, Rayendra Center bagikan seribu masker kepada pengguna jalan, Jumat 1 September 2023 sore (Dimas / Jurnal Metropolitan)
Sebagai bentuk kepedulian, Rayendra Center bagikan seribu masker kepada pengguna jalan, Jumat 1 September 2023 sore (Dimas / Jurnal Metropolitan)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Kondisi udara di wilayah Jabodetabek terus memburuk dalam beberapa waktu terakhir, dan ini mendorong Rayendra Center untuk kembali membagikan 1000 masker secara gratis kepada pengendara di Kota Bogor.

Pada tahap kedua ini, 1000 masker dibagikan kepada pengendara dan pejalan kaki di Jalan Pajajaran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat 1 September 2023

Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV, FAADV menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan dan mencegah warga Kota Bogor dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Baca Juga: Tanggapi Aduan Masyarakat, Polresta Bogor Kota Musnahkan Ribuan Knalpot Brong

"Kondisi udara di Kota Bogor belakangan ini tidak baik. Ini bisa disebabkan oleh emisi kendaraan. Menggunakan masker adalah tindakan yang tepat untuk melindungi paru-paru dari polusi udara," katanya kepada wartawan

Selain dapat menyebabkan ISPA, Rayendra juga mencatat bahwa polusi udara dapat mengandung radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini. Oleh karena itu, dia menyarankan masyarakat untuk selalu menggunakan tabir surya dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Selain itu, konsumsilah suplemen immunomodulator atau imunbooster untuk melindungi kulit dari dampak polusi," tambahnya.

Baca Juga: Pengemis Jutawan Dijemput Keluarga, Dinsos: Benar Itu Uang Hasil Mengemis

Rayendra menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan program bagi-bagi masker jika kondisi udara di Kota Bogor belum membaik. Dia berpendapat bahwa polusi dapat dikurangi secara signifikan jika masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Oleh karena itu, dia mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan kendaraan umum dalam beraktivitas.

"Kami juga berharap agar alat pemantau dan pemancar informasi terkait indeks kualitas udara dapat ditingkatkan, sehingga masyarakat lebih peduli terhadap kondisi polusi udara saat ini," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X