Jamin Ketersediaan Pangan dan Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Bogor Panen Cabai Rawit Merah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 11 Desember 2024 | 07:30 WIB
Jamin Ketersediaan Pangan dan Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Bogor Panen Cabai Rawit Merah (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Jamin Ketersediaan Pangan dan Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Bogor Panen Cabai Rawit Merah (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Upaya kendalikan Inflasi kebutuhan pokok salah satunya harga cabai jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lakukan panen cabai jenis rawit merah di lahan pertanian seluas 3,3 hektar yang berlokasi di Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamakmur, pada Selasa 10 Desember 2024.

Panen dilakukan secara simbolis oleh Pj Bupati Bogor Bachril Bakri didampingi Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukamakmur.

Di kesempatan yang sama Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri juga memberikan bantuan berupa 1 unit alat traktor kepada kelompok tani Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Nah Kan! Netizen Indonesia Berang ke Hein Phyo Win, Pemain Myanmar yang Tendang Bola ke Kepala Marselino di Piala AFF 2024

Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengatakan, hari ini dilakukan pemanenan cabai rawit di lahan seluas 3,3 hektar, ini salah satu upaya pengendalian harga cabai khususnya di Kabupaten Bogor.

Katanya, kondisi inflasi di Kabupaten Bogor sudah terkontrol dengan baik harga bahan pokok penting juga terkendali dengan baik.

"Dengan adanya panen ini bisa meyakinkan harga cabai jelang Nataru bisa terkontrol. Ini panen untuk menghadapi Nataru," tuturnya.

Baca Juga: Waduh! Mozes Kallem Beserta Rombongan Diintimidasi oleh OTK usai Pasang Plang Kepemilikan Lahan di Bogor

Kemudian, Sekretaris Distanhorbun Kabupaten Bogor, Tatang menambahkan, per hektar bisa menghasilkan panen cabai sebanyak 1,5 ton untuk panen kali ini totalnya bisa mencapai 5 ton.

"Ini akan kami distribusikan ke semua pasar yang ada di Kabupaten Bogor," jelasnya.

Kemudian, Ketua Gapoktan Wahana Bakti Mekarwangi Desa Sukawangi, Saripudin menyampaikan, ia bersama Gapoktan lainnya sekali melalukan panen cabai bisa mencapai 50 kg.

Baca Juga: Kenapa Bandung? Begini Realitas yang Sebenarnya Terjadi di Kota Kembang Melalui X-Theater hingga Discovery Session di Kiwari 2024

"Saat ini harga cabai rawit sedang anjlok atau turun dari Rp30 ribu per kg kini turun menjadi Rp7 ribu per Kg dari petani ke tengkulak. Faktor cuaca seperti saat ini juga bisa mempengaruhi terhadap terjadinya gagal panen," imbuhnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X