Wali Kota Bogor Prihatin Atas Perusakan Area Tugu Kujang

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 Maret 2025 | 10:58 WIB
Wali Kota Bogor Prihatin Atas Perusakan Area Tugu Kujang (Dimas / Jurnalmetropolitan.com)
Wali Kota Bogor Prihatin Atas Perusakan Area Tugu Kujang (Dimas / Jurnalmetropolitan.com)

 


JURNALMETROPOLITAN.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, angkat suara terkait demonstrasi aliansi gabungan mahasiswa yang menolak Undang-Undang (UU) TNI. Aksi tersebut berujung ricuh di kawasan Tugu Kujang, tepatnya di jembatan penyebrangan orang (JPO), pada Kamis (27/3/2025) malam.

Dalam aksi tersebut massa aksi membakar road barrier, ban bekas, serta mencoret pelataran Tugu Kujang. Selain itu, sejumlah poster penolakan terhadap UU TNI ditempelkan di tiang dan area sekitar tugu yang merupakan ikon Kota Bogor.

Dedie Rachim mengaku sangat menyayangkan insiden perusakan fasilitas umum (fasum) tersebut, terlebih area Tugu Kujang merupakan salah satu simbol kebanggaan warga Kota Bogor.

Baca Juga: Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Bogor Segera Beroperasi Kembali

“Kami menyayangkan adanya perusakan fasilitas umum, apalagi area Tugu Kujang yang menjadi tempat kebanggaan warga Bogor,” ujar Dedie Rachim, Sabtu (29/3/2025).

Dedie Rachim juga menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak yang dijamin oleh undang-undang, namun harus tetap dilakukan dengan damai dan tidak merugikan masyarakat atau merusak fasilitas umum.

Ia mengimbau agar aksi-aksi yang dilakukan ke depan tetap mengedepankan dialog dan tidak berujung pada anarki.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Anggota DPRD Kota Bogor Kang Subhan Bagikan 7 Ton Daging Ayam Gratis kepada Masyarakat

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Demonstrasi sebaiknya dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mencederai kepentingan umum,” ujarnya.

Sebagai informasi, beberapa orang diamankan oleh pihak berwajib. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan batu dan petasan di dalam tas milik peserta aksi.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X