JURNALMETROPOLITAN.com - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor menyelenggarakan “Akademi Yantek” dengan peserta petugas pelayanan teknik (Yantek) yang berjumlah 256 petugas.
“Akademi Yantek ini sebenarnya bukan program baru, dan sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun program ini konsisten kami laksanakan pada 2025 ini karena banyak manfaatnya,” kata Grahaita Gumelar, Manager PLN UP3 Bogor.
PLN UP3 Bogor mempunyai kampus Yantek yang berlokasi di lingkungan Gudang PLN, Jl. Cemplang Baru Timur, RT 1/RW 9, Cilendek Barat, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor. Dengan banyaknya jumlah petugas Yantek dan lokasinya yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Bogor, maka program Akademi Yantek dibuatkan jadwal berdasarkan regu atau posko.
Baca Juga: Menkop Budi Arie: Kian Mendekati Target, 60.806 Kopdes/ Kel Merah Putih Resmi Terbentuk
Pada Akademi Yantek yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Mei 2025, topik yang dibawakan seputar keselamatan kerja, pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kepatuhan pada Standard Operation Procedure (SOP). “Seluruh insan PLN bertanggungjawab atas keselamatan kerja. Kita jangan membiarkan adanya ruang untuk “accident” dan “fatality”.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Manajemen dan mitra kerja harus berkontribusi dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebagaimana pesan Direktur Distribusi,” ujar Gumelar dalam pembukaan sesi Akademi Yantek hari itu.
Selain dari sisi kompetensi, PLN juga menginginkan petugas Yantek sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan telah melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan SOP yang diterapkan dalam perusahaan.
“SOP berperan sebagai standardisasi cara yang dilakukan petugas dalam menuntaskan pekerjaan yang menjadi tugasnya sehingga bisa mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh petugas,” kata Gumelar.
Baca Juga: Wamenkop Apresiasi Sumbar Capai 100% Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
Gino Chandra, salah seorang petugas Yantek dari Posko Unit Layanan Pelanggan (ULP) Timur, mengapresiasi program Akademi Yantek.
“Program ini dapat menambah pengetahuan dan menjadi sarana berbagi pengalaman dengan teman-teman Yantek yang lain,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, mengatakan PLN terus berupaya untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam rangka mendukung pelayanan ekselen pada pelanggan sesuai dengan semangat “customer focused” dalam program transformasi PLN.(*)
Artikel Terkait
Jaga Kelestarian Alam, PLN Bersama Pemprov DKI Jakarta Beraksi Tanam 100 Pohon di Waduk Brigif
Pastikan Perayaan Nataru Jakarta Terus Menyala, Direktur Distribusi PLN Kunjungi Gereja Katedral
Siap Layani Pemudik Nataru, PLN Pastikan SPKLU Andal di Jalur Mudik dan Destinasi Wisata