Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:26 WIB
Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026 (Dims / jurnalmetropolitan.com)
Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026 (Dims / jurnalmetropolitan.com)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi membuka secara resmi Annual Islamic Student Competition (AISC) Tahun 2026 di Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BPIBS), Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (27/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Denny Mulyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya AISC 2026 yang telah berjalan selama tiga tahun sebagai ruang pembentukan karakter serta wadah menumbuhkan budaya berprestasi, beradab, dan berilmu bagi generasi muda.

“Apresiasi atas pelaksanaan AISC 2026 sebagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang merupakan bagian dari pembinaan generasi muda Islam," ujarnya.

Baca Juga: 15 Calon Direksi Perumda Tirta Pakuan Lolos Seleksi Administras

Denny Mulyadi menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang pembentukan karakter, penguatan akhlakul karimah, serta wadah menumbuhkan budaya berprestasi, beradab, dan berilmu bagi para santri.

Melalui kegiatan tersebut, para santri dan pelajar dilatih untuk berkompetisi secara sehat, menjunjung sportivitas, serta menanamkan nilai kejujuran. Selain itu, peserta juga diedukasi untuk disiplin dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan hal tersebut, Denny Mulyadi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan upaya pembinaan secara intelektual, penguatan spiritual, dan pematangan moral agar generasi muda tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga luhur dalam bersikap serta siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.

Baca Juga: Denny Mulyadi Soroti Pentingnya Adab bagi Generasi Muda

Selain itu, Denny Mulyadi mengingatkan bahwa kemenangan merupakan sebuah prestasi, namun proses, adab, dan kejujuran adalah nilai yang lebih utama.

“Ikuti kegiatan dengan semangat belajar dan niat beribadah yang diiringi sikap rendah hati. Jadikan kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan diri, memperluas ukhuwah, serta menumbuhkan kepercayaan diri,” ucapnya.

Ia berharap AISC 2026 mampu memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan Islam, khususnya dalam mencetak generasi rahmatan lil alamin.

Sementara itu, Ketua Yayasan BPIBS, Bukit Adhinugraha melaporkan bahwa AISC 2026 diikuti oleh 1.491 peserta yang terdiri dari 1.050 peserta putra dan 481 peserta putri.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan antara lain futsal, Murottal Hafalan Al-Qur’an (MHQ), dan pidato.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X