"Revitalisasi ini bukan hanya memperindah kawasan kebun raya, tetapi juga
memperkuat fungsi edukasi, konservasi, dan interpretasi koleksi ilmiah kepada masyarakat
luas,’’ sambungnya.
Baca Juga: Pemkot Bogor Bahas Pengembangan Perkeretaapian dengan Dirjen Perkeretaapian
Sasa menghimbau masyarakat untuk terus mencintai kebun raya, mencintai ilmu
pengetahuan, dan mencintai lingkungan. Kebun Raya Bogor harus menjadi ruang inspirasi,
ruang edukasi, dan ruang tumbuh bagi kesadaran ekologis bangsa Indonesia.
‘’Semoga di usia ke-209 tahun ini, Kebun Raya Bogor semakin maju, semakin mendunia, dan
semakin memberikan manfaat nyata bagi ilmu pengetahuan, konservasi, pendidikan,
pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,’’ ujar Sasa.
Masih dalam rangkaian HUT KRB ke-209, pada hari Senin, 18 Mei 2026 selain peresmian
taman Araceae yang direvitalisasi oleh PT. Mitra Natura Raya, kegiatan kemudian dilanjutkan
dengan penanaman pohon bersama antara BRIN, PT Mitra Natura Raya dan Pemerintah
Kota Bogor.
Dua kegiatan bersama tersebut dilakukan untuk kembali menegaskan sinergitas dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor, ini selaras dengan tema Sustainable Development Goals (SDG) poin 17 dimana menegaskan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Baca Juga: Jejak Panjang Kebun Raya Bogor: Dari Hutan Prabu Siliwangi hingga Warisan Dunia
Adapun tanaman yang ditanam oleh BRIN, MNR dan Pemkot Bogor dalam rangka HUT KRB
ke-209, Calyptrocalyx spicatus (Lam.) Blume dan Pinanga coronata (blume) Blume.
Berbagai kegiatan menarik
Dalam rangka HUT ke-209, Kebun Raya Bogor juga menampilkan berbagai rangkaian
kegiatan yang diselenggarakan sejak tanggal 14 Mei hingga 18 Mei 2026. Rangkaian kegiatan
berisi bazar kuliner pada 14 – 17 Mei 2026 dan live music 15-17 Mei 2026, kedua kegiatan
diselenggarakan di Danau Gunting.
Kemudian pada hari berikutnya 16 Mei 2026, terdapat penampilan angklung Srikandi di
Danau Gunting. Selain itu, ditanggal yang sama ada kegiatan 209.000 langkah hijau di Secret
Garden. Ini merupakan gerakan partisipatif dimana setiap 1.000 langkah akan dikonversikan menjadi 1 pohon.
Gerakan ini mengajak masyarakat dan Teman #KebunRaya berkontribusi melalui aktivitas sederhana yang berdampak nyata. Kegiatan ini berkolaborasi dengan komunitas Bogor Leumpunk Club, Teman Jalan Panjang dan Kaki Besi Bogor.(*)
Artikel Terkait
Momentum Idul Fitri di Kebun Raya Bogor, Prof Arif Satria Tekankan Rekonstruksi Peradaban
Taman Lumut Terbesar di Indonesia Direvitalisasi, Ini Wajah Baru Kebun Raya Cibodas di Usia 174 Tahun
Perkuat Kapasitas Petugas Kebersihan, Kebun Raya Bogor Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah