JURNALMETROPOLITAN.com -- Buntut dari kasus bayi tertukar di Bogor, Pihak manajemen Rumah Sakit (RS) Sentosa Bogor memberikan sanksi terhadap 15 orang perawat
Sanksi yang diberikan yakni berupa SP 1 dan dinonaktifkan sementara. Pemberian sanksi tersebut disebabkan adanya dugaan kelalaian para perawat terkait kasus viral bayi tertukar di Bogor
"Kita sudah memberikan sanksi berupa SP-1 dan menonaktifkan dari pelayanan sebagaimana dari biasanya dikerjakan selama ini sebagai perawat," kata Juru Bicara RS Sentosa Bogor Gregg Djako dikonfirmasi wartawan, Selasa 15 Agustus 2023
Baca Juga: Viral Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kronologis Lengkapnya
"Jadi perawat yang kami duga terlibat di dalam peristiwa ini ada sekitar 15. Ke-15 itu maksudnya kan 1 shift itu sekitar 5 orang, shift pagi 5 orang, shift siang 5 orang dan shift malam 5 orang," sambungnya
Pihak manajemen RS menilai, 15 orang perawat tersebut diduga telah melakukan kelalaian terkait penggunaan gelang
"Menurut pemeriksaan rumah sakit sementara, itu mereka melakukan dugaan kelalaian. Ya terkait gelang yang sudah menjadi informasi umum lah ya, terkait gelang, kemudian ada dugaan gelang double ya, ada dugaan gelang copot itu aja terkait itu ada kelalaian," jelasnya
Baca Juga: Orang Tua Bayi yang Diduga Tertukar Akhirnya Membuat Aduan ke Polisi, Ini Kata Pihak Terkait
Gregg menambahkan, pada kasus ini pihak RS menyebut hanya ada dua bayi yang diduga tertukar. Sebab, saat waktu itu hanya ada dua persalinan bayi laki laki yakni atas nama Siti Mariah dan pasien B
"Kenapa rumah sakit itu berangkat kecuriagaannya ini kepada 2 bayi laki-laki, karena saat yang sama itu memang hanya ada 2 bayi laki laki dan sisanya bayi perempuan 4. Dan itu kemudian itu diperkuat ada dugaan nama bayi ibu Siti itu tertulis nama bayi ibu B. Nah kemudian dugaan ke arah sana bahwa semakin menyakinkan ibu B yang diduga tertukar," bebernya
Sebelumnya, publik dikagetkan oleh kasus yang menimpa Siti Mauliah (37) dan Muhamad Tabrani (52) warga Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Baca Juga: Soal Bayi Tertukar di Bogor, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit
Sebab, sang buah hati Siti tersebut diduga tertukar usai persalinan di salah satu Rumah Sakit (RS) yang berada di Kabupaten Bogor sejak setahun silam
Artikel Terkait
Orang Tua Wajib Baca! Ini Dampak yang Dialami Jika Anak Terbiasa Tidur di Atas Jam 9 Malam
Densus 88 Tangkap Seorang Teroris di Bekasi, Ini Peran Pelaku
Seorang Warganya Jadi Teroris, Ketua RT di Bekasi: Orangnya Tertutup
Ini Respon PT KAI Soal Seorang Pegawainya Ditangkap Densus 88
Semarak HUT RI, Puluhan Emak Emak di Bogor Tanding Bola