JURNALMETROPOLITAN.com -- Tim pemenangan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat III (Kota Bogor-Kabupaten Cianjur) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Yane Ardian mempertanyakan, hilangnya ribuan suara di data Sirekap KPU RI
Bahkan mereka mengklaim, suara Yane Ardian yang hilang secara misterius itu mencapai hampir 50 persen dari suara awal yang ditampilkan.
Juru bicara Tim Pemenangan Yane Ardian, Toto Sugiarto mengatakan, berdasarkan data Real Count KPU pada Sabtu 17 Februari 2024 lalu, data masuk 37,35 persen dan Yane memperoleh suara 9.487 suara.
Baca Juga: Kawal Pemilu di Jakarta, PLN UID Jakarta Raya Siapkan Posko Siaga Kelistrikan Pemilu
Namun, pada Senin 19 Februari 2024 kemarin, data masuk 41,06 persen suara Yane Ardian malah 'terjun bebas' menjadi 4.944 suara.
"Ini perubahan signifikan, kami ingin mempertanyakan apakah Sirekap bisa menjadi alat bantu masyarakat untuk ikut mengawal pemilu jujur dan adil," katanya Jurnalmetropolitan.com Selasa 20 Februari 2024
"Ternyata KPU menyebutkan bahwa sirekap hanya alat bantu, yang pasti itu hitung manual,” sambungnya
Baca Juga: Aria Sulhan Witoelar Gelar Konsolidasi, Target Menangkan Prabowo Gibran di Kota Bogor
Toto menegaskan, pihaknya ingin penjelasan secara logis dan jelas dari KPU atas berkurangnya suara dari Yane Ardian ini.
“Kami hanya meminta penjelasan KPU untuk data yang hilang itu. Apa penyebabnya?,” tegasnya
“Sampai kita melaksanakan konprensi pers ini. Tim pemenangan belum mendapatkan jawaban dari penyelenggara atau KPU,” sambungnya
Baca Juga: Ikuti Kegiatan 'Ngubek Kulah', Warga Kota Bogor Kompak Menangkan Pasangan Ganjar - Mahfud
Meski begitu, Yane Ardian diklaim memenangkan suara terbanyak di Kota Bogor, tetapi untuk suara Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur Yane di posisi kedua.