metropolitan

Awas! DBD di Kota Bogor Tembus 750 Kasus, 4 Orang Meninggal

Rabu, 21 Februari 2024 | 16:57 WIB
Illustrasi. Nyamuk Wolbachia Jadi 'Pilot Project' di 5 Kota, Benarkah Dapat Menekan Kasus DBD? (Pixabay)

 

JURNALMETROPOLITAN.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat, terdapat 750 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota hujan

Jumlah kasus tersebut terhitung selama periode Januari hingga Februari 2024.

"Pada Januari 2024 sebanyak 389 kasus dan Februari 2024 (per tanggal 1-20) sebanyak 361 kasus," ungkap Ka Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Rabu 21 Februari 2024

Baca Juga: Apresiasi Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Wali Kota Bogor Berikan Sejumlah Catatan

Dinkes Kota Bogor juga mencatat, sebanyak 4 orang meninggal dunia akibat DBD

Retno menjabarkan, pada bulan Februari 2024, terdapat 5 kelurahan dengan peningkatan kasus DBD yang cukup signifikan. Yaitu, Kelurahan Tanah Sareal 13 kasus, Kelurahan Sukadamai 12 kasus, Kelurahan Kedung Badak, Kedung Halang dan Baranangsiang dengan jumlah kasus masing-masing 11 kasus.

"Laporan kasus DBD harian terbanyak pada tanggal 16 Februari 2024 sebanyak 46 kasus," bebernya

Baca Juga: The Jungle Waterpark Bogor Suguhkan Berbagai Promo Menarik Selama Bulan Februari, Cek Disini

Sedangkan, perbandingan jumlah kasus DBD pada 2021-2023 di Kota Bogor berturut-turut sebanyak 526 kasus, 1.531 kasus, dan 1.474 kasus dengan angka kematian sebanyak 7 orang, 9 orang dan 9 orang.

"Angka penderita tertinggi terdapat pada Tahun 2022 dan angka meninggal dunia tertinggi pada tahun 2022 dan 2023," jelasnya

"Jumlah kasus DBD tahun 2023 lebih rendah dibandingkan jumlah tahun 2022," sambungnya

Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Simak Tips Aman Dari PLN Berikut Ini

Kemudian, untuk upaya pengendalian DBD, pihaknya juga menerbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Peningkatan Kasus DBD pada musim penghujan pada tanggal 20 Januari 2024 kemarin

Halaman:

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB