Dengan adanya pelatihan ini, lanjut Sumedi, para siswa bisa menjadi juara dalam kehidupan sehari-hari dengan kesiapan kerja dan kewirausahaan.
"Jadi, tidak hanya mengejar ijazah paket, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan. Ada 10 vokasi dan keterampilan, di antaranya barista, cleaning service, menjahit, multimedia, potong rambut, kelas memasak, otomotif, pengelasan, bengkel kayu, pertanian, peternakan, dan sebagainya. Ini juga sejalan dengan program Pemkot untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas SDM," katanya.
Founder dan CEO Cleansheet Indonesia, Dihqon Nadaamist, mengatakan bahwa dalam pelatihan ini, tim Clean Sheet memberikan pemaparan secara umum sebelum dilanjutkan dengan pelatihan teknis menggunakan perlengkapan yang telah disiapkan.(*)