Ia menjelaskan, benda tersebut saat ditemukan masih terbalut tanah dan tidak terlihat adanya ciri-ciri khas granat.
Baca Juga: Pasca LG Batal Investasi di Proyek Baterai Nikel, Pengamat Ekonomi Minta RI Tak Anggap Remeh IHSG
Namun, petugas langsung membawa benda tersebut ke Mako Gegana Kelapa Dua lantaran di Bogor tidak tersedia fasilitas untuk proses disposal (peledakan terkendali).
“Karena waktu itu sudah malam juga dan lokasi di Bogor tidak ada untuk lapangannya dan tidak ada berkenan juga untuk dilakukan disposal," jelasnya.
"Jadi untuk penemuan diduga granat itu langsung dibawa sama Tim Gegana,” sambungnya.(*)