“Pelaku memanggil sekitar 6-7 orang rekannya. Mereka datang dan mulai mengintimidasi, berteriak anarkis, meludahi, serta mengancam akan melakukan kekerasan,” imbuhnya.
Sementara dari video, terdengar pelaku mulai mengajak korban berduel.
“Nggak usah video-video, bacok-bacokan saja, siapa yang mati duluan? Nggak cuma nyari rumput, kalau cuma menjagal, jagal kamu juga bisa,” tantang dari salah satu pelaku.
Baca Juga: PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik
“Plat kendaraan saya difoto, dan saya terus ditekan dengan ancaman. Tidak hanya itu, teman saya yang berada di belakang sempat dipukul oleh salah satu dari mereka,” paparnya.
Pelaku lain kemudian melakukan penyerangan visum dan menantang balik untuk memprosesnya.
“Saya visum ya ini dan ini saya diludahin lho. Ini jalan searah, jalan satunya, jalan situ di sebelah,” tuturnya.
“Bahkan saat ada warga yang mencoba melerai, tetap diteriaki dan diancam. Awalnya hanya hampir terjadi kecelakaan, tapi berubah jadi ancaman serius. Melawan arus, tidak pakai helm, hingga mengundang pengeroyokan,” sambungnya.
Ditangani Pihak Berwajib
Menilik dari kolom komentar, terlihat akun resmi milik Polsek Umbulharjo yang mengungkapkan sedang dalam tahap penyelidikan.
“Terkait kejadian tersebut, petugas kami semalam langsung cek TKP dan saat ini sedang dalam penyelidikan. Mohon doa dan dukungan agar segera terungkap,” ungkap pihak Polsek Umbulharjo.(*)