metropolitan

Viral Penangkapan Pelaku Penembak Bripka Arya Supena di Lampung, Tampak Sejumlah Aparat Kumpul Lalu Briefing

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:23 WIB
Menyoroti insiden penembakan yang menewaskan anggota Ditintelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena. (Instagram.com/@subdit3.jatanraslpg)

Helfi mengatakan, operasi penangkapan berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WIB.

"Benar, kasusnya sudah terungkap. Penangkapan terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB," kata Helfi dalam keterangan resminya di Lampung, pada hari yang sama.

Helfi menuturkan, saat hendak diamankan, Bahroni melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terjadi baku tembak.

Dalam insiden itu, pelaku akhirnya tewas tertembus timah panas yang dilepaskan dalam senjata polisi.

"Jenazah pelaku telah dievakuasi tim gabungan ke RS Bhayangkara Polda Lampung," tutur Helfi.

Baca Juga: Update Korban Insiden Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 36 Pasien Selamat, 1 Meninggal Dunia

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyatakan pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti, mulai dari sepeda motor hingga senjata api yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Kilas Kronologi Penembakan Bripka Arya

Sebelumnya, penangkapan Bahroni merupakan pengembangan dari peristiwa pencurian kendaraan bermotor yang berujung tewasnya Bripka Arya Supena di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Helfi menjelaskan, aksi pencurian bermula ketika Bahroni mencoba mencuri sepeda motor yang terparkir di depan Toko Yussy Akmal, menggunakan kunci letter T.

Saat itu, aksinya dipergoki Bripka Arya Supena di lokasi kejadian.

Setelah berjibaku dengan Bripka Arya, pelaku diduga melawan hingga merebut senjata api milik korban.

Baca Juga: Indang Maryati, Sosok Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak yang Tolak Final Ulang LCC MPR Itu Ternyata Aktif di Forum Anak

Senjata tersebut kemudian digunakan Bahroni untuk menembak Bripka Arya hingga meninggal dunia.

"Pelaku sempat merebut senjata api korban sebelum akhirnya melakukan penembakan," ungkap Helfi.

Halaman:

Tags

Terkini

HJB ke-544 Resmi Ditutup oleh Dedie Rachim

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:33 WIB